Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
ka bengkulu

Masyarakat Tolak Rencana Pembangunan Rel Kereta
sumber:





Wah...ini pasti digerakan orang2 tertentu yg punya kepentingan terhadap komoditas ekonomi di sana. Ato klo ga, sama Lembaga Suka Meres (LSM) yg ujung2 nya minta duit ke kontraktor ato malah PTKA.
Tag Kereta Lebih Baik
Roda Tebang
Reply
Update gan..

"Sumber Berita"
Bengkulu (ANTARA News) -
Pembangunan rel kereta api dari
Muara Enim (Sumsel) - Kabupaten
Kaur (Bengkulu) akan dimulai pada
2014.

Hal itu sudah disetujui pemerintah
pusat pada Musyawarah
Pembangunan Nasional
(Muserbangnas) di Jakarta belum
lama ini, kata Ketua Bappeda
Kabupaten Kaur, Sudoto di
Bengkulu, Kamis.

Ia menjelaskan, pembangunan
yang sudah disetujui pusat itu tidak
hanya membuat rel kereta api, tapi
ada tiga sektor pembangunan
berskala nasional lainnya di
Kabupaten Kaur sudah disetujui.
Ke tiga sektor pembangunan itu
adalah pembangunan jaringan
irigasi cabang Kidau Padang Guci,
pengembangan dermaga Linau dan
pembuatan jalan lingkar kota
Bintuhan.

Dana yang diusulkan untuk
membangun ke empat program
nasional itu seluruhnya mencapai
Rp1,2 triliun yang terdiri atas
pembangunan rel kereta api dari
Muara Enim, Sumsel-Kaur,
Bengkulu dan jaringan irigasi
masing-masing sebesar Rp250
miliar.

Selain itu dana pembangunan
dermaga pelabuhan laut Linau
setempat mencapai Rp500 miliar
dan pembangunan jalan lingkar
kota Bintuhan sudah diusulkan dana
sebesar Rp200 miliar, ujarnya.

Ia mengatakan, ke empat
pembangunan berskala nasional di
Kabupaten Kaur itu dibahas dalam
Muserbangnas di Jakarta dan
dihadiri Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono sekaligus beliau
menyetujui rencana pembangunan
tersebut dan akan dimulai pada
2014, tambahnya.

Kepala Dinas Pertambangan
Kehutanan dan Perkebunan
Kabupaten Kaur Ahyan Endu
mengatakan, pembangunan rel
kereta api Sumsel-Bengkulu itu
sudah diprogramkan sejak lima
tahun silam.

Pembangunan rel kerta api itu
nantinya akan mengakut batu bara
dari Muara Enim ke pelabuhan
Linau, Kaur, Bengkulu dengan jarak
sekitar 280 kilometer.

Untuk mendukung program
tersebut, maka pelabuhan Linau
akan dikembangkan menjadi
pelabuhan nasional karena bisa
langsung mengekspor berbagai
komoditi ke berbagai negara
termasuk batu bara, katanya.


Indonesia


Reply
Home > News > Nasional
Kamis , 16 Februari 2017, 17:37 WIB
Bengkulu Lanjutkan Pembangunan Rel Kereta Api
Red: Yudha Manggala P Putra
REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana melanjutkan kembali pembangunan jalur rel kereta api yang menghubungkan Pulau Baai, Kota Bengkulu, menuju Desa Kota Padang, Kabupaten Rejanglebong, yang berbatasan dengan Sumatera Selatan. "Rencana pembangunan rel kereta api yang sempat tertunda akan dilanjutkan lagi,"kata Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti di Bengkulu, Kamis (16/2). Ia mengatakan rel kereta api sepanjang 117 kilometer itu akan menggunakan tenaga listrik yang dipasok dari pembangkit listrik tenaga uap batu bara di Pulau Baai, Kota Bengkulu.

Pembangunan rel yang sudah digagas sejak 2006 tersebut akan dipercayakan ke pihak ketiga. "Selain untuk kelancaran transportasi darat, rel ini akan menjadikan Bengkulu sebagai `outlet' batubara Sumatera Selatan," ucap Gubernur. Gubernur mengatakan kebutuhan energi menggerakkan mesin kereta api akan dipenuhi dari pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan daya listrik 2x100 Megawatt (MW) yang sudah dimulai pembangunannya. Keberadaan fasilitas transportasi tersebut juga untuk mengangkut batu bara dari wilayah Sumatera Selatan menuju Bengkulu. "Kalau batu bara itu tidak diekspor bisa dibeli untuk kebutuhan bahan baku PLTU batu bara,"ujarnya.

Sebagai tindak lanjut rencana pembangunan ini, gubernur meminta dinas teknis terkait untuk segera mengurus perizinan dan syarat lainnya, terutama perizinan dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kehutanan. Calon pengembang jalur kereta api tersebut dari PT Trans Rentang Nusantara Indrajaya, Putra Januar menjelaskan rencana pembangunan rel kereta api bertenaga listrik tersebut atas pertimbangan sinergi antara hasil batu bara Sumatera Selatan dengan peluang investasi pengelolaan batu bara sebagai bahan baku pembangkit listrik yang akan dibangun di Bengkulu. "Kami tertarik membangun jalur kereta ini dengan rencana pembangunan dimulai tahun depan,"ucapnya.

Sumber : Antara

Sumber :

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)