13-12-2009, 11:33 PM
(This post was last modified: 13-12-2009, 11:35 PM by Adi Sutjipto.)
Kemarin, sewaktu rangkaian Djondil dalam perjalanannya mampir di ML, kebetulan ada Kadaop 8, Pak Yudarso, Pak Djoko [ ini nih pawangnya si Djondil alias Si Djoko Kendil ], Pak Rono Pradipto, Kasi dan Wasi Ops, sempat saya usulkan, mengapa untuk design gambar Lok ataupun gerbong di Indonesia, tidak ada satupun yang dicoba dengan memakai motif batik, baik motif Parang, Sidomukti, atau motif lainnya ?
Seperti yang dipakai pada Bus Malam antar kota atau Bus Tourist, tinggal pilih gambar dengan cutting sticker.
Biaya untuk mengecatpun dapat ditekan, karena yang diperlukan hanya cat dasar saja, dan yang jelas, kereta kita akan tampak indah dan unik, tinggal disesuaikan saja gambarnya dengan nama kereta misalnya.
Para petinggi keretapun waktu itu juga sependapat rasanya, bagus dan unik, biayapun dapat ditekan,
Bagaimana teman-teman ?
Seperti yang dipakai pada Bus Malam antar kota atau Bus Tourist, tinggal pilih gambar dengan cutting sticker.
Biaya untuk mengecatpun dapat ditekan, karena yang diperlukan hanya cat dasar saja, dan yang jelas, kereta kita akan tampak indah dan unik, tinggal disesuaikan saja gambarnya dengan nama kereta misalnya.
Para petinggi keretapun waktu itu juga sependapat rasanya, bagus dan unik, biayapun dapat ditekan,
Bagaimana teman-teman ?


![[Image: BonBon.jpg]](http://i1255.photobucket.com/albums/hh636/kadaop_x/BonBon.jpg)