13-07-2010, 08:10 PM
(13-07-2010, 08:06 PM)ady_mcady Wrote: ya betul mas eling. cuma yang dimaksud TS itu kan dikiranya semua biaya perawatan dan pemeliharaan keluar dari kantong pt. kai/operator. tidak seperti armada peswat misalnya yang gak udah pusing ngurusi bandara segala. pokoknya tinggal ngurusi "burung besi" nya saja.
kalo saya gak salah denger, kedepannya perkeretaapian bakal meniru penerbangan kalo ada beberapa operator swasta ikutan main.
cmiiw.
makanya sekarang ada gudang perbekalan prasaranan milik DIRJEN Perkeretaapian spt di jatibarang, kroya...

