15-07-2010, 11:49 AM
(15-07-2010, 11:12 AM)BB 30501 Wrote: ane punya usuL buat KA ini. .gimana kaLo rutenya mending dibuat Lewat ML.??jadi rute perjaLanannya tu YK-SLO-MN-KTS-KD-TA-BL-ML-BG-PS-PB-JR-KBR-BW putar Lok di BG
pertimbangannya kan gak ada KA Eksbis yg meLayani rute BW-ML maupun ML-YK. . . jadi kemungkinan KA ini bisa meraup okupansi maksimaL tanpa mengganggu okupansi KA Muttim yg udah kembang kempis maupun okupansi KA Sancaka reguLer yg udah bagus okupansinya. . . .
wah jangan dunk.... ntar ga efisien dunk waktunya.... terutama Kertosono-Bangil... kalo harus memutar ampe Malang... mari kita hitung:
untuk perjalanan KA Eksekutif Bisnis Kertosono-SGU Bangil yang brenti di Kertosono, Jombang, Gubeng, Sidoarjo n Bangil:
Kertosono-SGU: 1 jam 20 menit, puter lok di SGU 20 menit, dan SGU-Bangil cuman brenti di SDA adalah 50 menit.. jadi totalnya: 150 Menit atau 2,5 jam
nah kalo musti lewat malang... jadi berapa jam, nanti Brentinya jadi: Kertosono, Kediri, Tulung Agung, Blitar, Malang, Lawang, Bangil... bisa dibayangkan... KA Gajayana aja ML-KTS 3 jam'an lebih.. belum lagi ML BG bisa 1 jam.... artinya KTS-ML-BG bisa 4,5 jam... dan itu inefisiensi waktu dan HSD serta operasional
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~

