Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Soalan Kereta Khusus Wanita (di Jabodetabek)
#36
(19-09-2010, 07:00 PM)Dana Komuter Wrote: Syaratnya pintu harus digembok di tiap sudut kereta 1 dan 8. Khan PT. INKA jagonya renovasi....
Kecuali kalau dalam keadaan darurat semisal KRL anjlok, terbakar, penyanderaan oleh teroris, dll. Baru deh dipecahin kaca pintu atau pun didobrak.

Klu digembok, bagaimana dng penumpang wanita yg masuk melalui selain gerbong 1 n 8?..... tidak digembok saja mereka "enggan" pergi ke gerbong 1 atau 8, yg penting mereka terbawa KRL n sepertinya memperoleh tempat duduk soalan ke-2 (contoh kasus KRL Serpong-Tnh. Abang-Sudirman-MRI ketika pagi/sore hari n jam kerja, ... mungkin sama situasinya u jalur lain ketika pagi/sore hari n jam kerja).

Dari kasus yg Sy sebutkan di atas, juga spt yg Sy informasikan melalui posting #32 dan posting Mas Katyusha di posting #33, Sy jadi berfikir gerbong khusus wanita belum efektif, bukan hanya karena msh ada penumpang pria yg msh masuk ke gerbong 1 n 8 (spt diinformasikan oleh kawan2 di posting sebelum-nya).

Mungkin sejak di Peron baiknya sdh diatur (dng tegas), di mana posisi-nya tempat wanita menunggu, Spt di Peron Stasiun UI (Sy blm memperhatikan bagaimana pelaksanaan-nya di peron St. UI).
Reply


Messages In This Thread
RE: Soalan Kereta Khusus Wanita (di Jabodetabek) - by IwanParahyangan - 19-09-2010, 08:11 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)