01-10-2010, 09:03 AM
(21-10-2009, 08:49 AM)bonbon Wrote:(19-10-2009, 07:49 PM)Narendro Anindito Wrote:Quote:Tahun 2010, Gratis Pipis di Stasiun
Senin, 19 Oktober 2009 15:30:00
YOGYA (KRjogja.com) - Terhitung mulai 1 Januari 2010 mendatang, layanan toilet di stasiun yang berada di Yogyakarta tidak akan dipungut biaya, alias gratis. Keputusan untuk tidak adanya pungutan biaya penggunaan jasa toilet di stasiun ini berdasarkan pada instruksi Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI) nomor d6/72 tentang peningkatan pelayanan di stasiun, dimana didalamnya disebutkan, stasiun wajib memberlakukan toilet gratis.
Menurut Kepala Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Asdo Artrivianto, atas adanya instruksi tersebut, maka pihaknya juga akan melaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. "Karena memang sudah diinstruksikan, maka kami akan melaksanakan sesuai ketentuan. Selain itu, dalam instruksi tersebut dikatakan jika toilet di stasiun merupakan bagian dari public service yang nantinya wajib digratiskan baik di stasiun kelas besar maupun dibawahnya. Karena itu, stasiun Lempuyangan juga akan melakukan itu," katanya ketika dihubungi di Yogyakarta, Senin (19/10).
Dirinya mengungkapkan, sebagai langkah awal pelaksanaan instruksi, pihaknya kini tengah mempersiapkan perbaikan sarana toilet untuk semakin meningkatkan pelayanan pada pengguna di stasiun. "Kami hanya akan membenahi property toilet karena nkondisi fisik yang lain masih cukup bagus. Selain itu, kebersihannya juga akan ditingkatkan, sehingga pada awal Januari nanti, stasiun Lempuyangan telah siap untuk memberlakukan toilet gratis," terangnya.
Di area stasiun Lempuyangan sendiri telah tersedia 8 bilik toilet, yakni 4 untuk pria dan 4 untuk wanita. Jumlah tersebut dirasakan sudah sangat mencukupi untuk menampung penumpang yang akan menggunakan seihingga tidak perlu dilakukan penambahan lagi.
Asdo juga mengatakan, selama ini, jasa toilet di stasiun memang tidak digratiskan dan dipungut biaya sebesar Rp1.000. Ini dikarenakan, pengelolaan toilet di stasiun masih dilakukan oleh pihak swasta. "Setelah aturannya ditetapkan, maka nantinya anggaran pengelolaan toilet akan ditanggung sepenuhnya oleh PT. Kereta Api (Persero) dan diserahkan pada masing-masing stasiun. Kalau selama ini masih bayar, itu karena digunakan untuk membiayai kompensasi kebersihan dan perawatan toilet yang dilakukan pihak swasta," imbuhnya. (Ran)
sumber
Kalo ngeliat "Gratis pipis di Stasiun", trus kalo mao "eek" gimana, mbayar ?
Harusnya ga usah semua gratis, "Hanya yang memliki Karcis KA & Karcis Peron Gratis". Bukan bermaksud apa2, nantinya malah di manfaatin para tunawisma kyk disenen atau supir2 taxi/bajay buat mandi, pipis dan eek seenaknya. Bisa makin betah mereka "tinggal" di Stasiun
Jadi kalo mau pakai toilet di beri tulisan " Harap tunjukan Karcis KA & Karcis Peron Anda " pada cleaning service yg pelihara toilet
harusnya yang inian urusannya keamanan, karena selain yang punya tiket ato pegawe kan emang dilarang masuk stasiun...termasuk para penjual bufet resmi.

kemarin pas balik lebaran dari kutoarjo, udah ngerasain toilet gratis disana, bagus juga, dijagain CS yg pake seragam, dalemnya bersih, ga ada "kotak amal" lagi...btw di stasiun mana aja yang udah gratis toiletnya? di senen belum nih...masih harus bayar juga kalo mo ke toilet

btw share dikit nih...dulu sekitar akhir 2009 gw pernah ke senen mo jemput bokap, nah pas kebetulan waktu sholat dateng akhirnya ke mushola dulu buat sholat, di sebelah mushola ada toiletnya (ada tulisan toilet umum klo ga salah), n sekalian aja gw pipis dulu.selesai itu trus wudhu n sholat. pas keluar mushola eh dipanggil yang jaga toilet : "mas bayar dulu", gw bilang aja "lah itu kan toilet umum", langsung ngeloyor pergi aja gw...
belakangan pas kesitu lagi, tulisan umumnya udah ilang! mau ga mau suruh bayar lagian itu harusnya kan toilet mushola karena letaknya yang menyatu dengan mushola...kenapa pake bayar lagi??!!? itu yang di antara jalur 3 dan jalur 4...sebelah utara...


