01-10-2010, 08:17 PM
Stasiun Palmerah sewaktu masih menggunakan sinyal mekanik dengan kondisi rel masih tunggal kala itu setiap malam selalu menandakan aman untuk dilalui perjalanan KA. Itu pasti karena si sinyal mendongak ke atas (maksdunya naik ke atas, entah pas ngetiknya aku dengan kata "dongak") di kedua arah di sinyal keluar stasiun dan 1 lagi di sinyal masuk. Kalau di sinyal masuk seingat aku yang dongak ke atas itu di bagian atas alias buat menandakan si KA siap masuk di sepur lurus.
Secara logika sudah pasti khan itu menandakan sangat tidak aman karena sudah jelas kalau ketiganya menandakan aman berarti akan terjadi tabrakan yang luar biasa atau disebut PLH. Tapi kenyataannya enggak pernah ada tuh di seputaran stasiun Palmerah kala itu suatu kejadian di malam harinya.
Yang jadi pertanyaan kalau memang itu bukan untuk menandakan aman untuk dilalui KA berarti apa sekilas buat menandakan rangkaian KA tiada satu pun yang bisa melalui petak rel Serpong - Tn. Abang 2 arahnya? Mungkin yang berdomisili di luar stasiun tersebut atau pun jauh di luar Jabodetabek pernah mengalaminya juga selain aku? Cuma penasaran aja apa sih itu tandanya?

Sekarang sudah elektrik dan persinyalannya sistem blok di mana setelah KA melintas akan menyala merah terus sampai kelak berubah jika KA selanjutnya datang. Jadinya sistemnya enggak kayak petak rel Jakarta - Bogor 2 arah dan Jakarta - Bekasi 2 arah di mana tiap KA usai melintas si sinyal yang menyala merah akan berubah kuning jika jarak belum begitu aman dan menyala hijau jika KA berikutnya siap melintas meskipun selama apapun itu.
Secara logika sudah pasti khan itu menandakan sangat tidak aman karena sudah jelas kalau ketiganya menandakan aman berarti akan terjadi tabrakan yang luar biasa atau disebut PLH. Tapi kenyataannya enggak pernah ada tuh di seputaran stasiun Palmerah kala itu suatu kejadian di malam harinya.
Yang jadi pertanyaan kalau memang itu bukan untuk menandakan aman untuk dilalui KA berarti apa sekilas buat menandakan rangkaian KA tiada satu pun yang bisa melalui petak rel Serpong - Tn. Abang 2 arahnya? Mungkin yang berdomisili di luar stasiun tersebut atau pun jauh di luar Jabodetabek pernah mengalaminya juga selain aku? Cuma penasaran aja apa sih itu tandanya?

Sekarang sudah elektrik dan persinyalannya sistem blok di mana setelah KA melintas akan menyala merah terus sampai kelak berubah jika KA selanjutnya datang. Jadinya sistemnya enggak kayak petak rel Jakarta - Bogor 2 arah dan Jakarta - Bekasi 2 arah di mana tiap KA usai melintas si sinyal yang menyala merah akan berubah kuning jika jarak belum begitu aman dan menyala hijau jika KA berikutnya siap melintas meskipun selama apapun itu.

