08-02-2011, 07:23 PM
(This post was last modified: 08-02-2011, 07:29 PM by BAMBANG EKO.)
barkhah Wrote:(Hari ini 02:31 PM)Mr Gregorius Wrote:
untuk kereta eksekutif jarak jauh masih mungkin depan pasang BP belakang gerbong Parcel/barang
tp untuk kelas ekonomi ?
Untuk kereta Ekonomi depan belakang dipasang gerbong aling-aling atau kereta Dedemit.
Quote:
Maaf ga ada kaitannya, itu kan PLH head to head, kaitan nya dengan test crash apa nggak ada ?
Kalo memang mksdnya pengamanan, apa pernah di test crash mengunakan aling2, nah itu udah di coba belum, jgn penumpang langsung buat bahan percobaan ...
Nanti kalau gagal dan ada korban jiwa terus di evaluasi gitu ? Coba lagi cara lain yg aneh dan unik biar tercatat masuk acara Ripley's Believe It or Not ?
regulasi dan infrastruktur ? cuman bisa aja deh
Apa masih perlu di Test Crash ?
Bukannya sudah terbukti pada PLH langen kemaren. Korban sebagian besar brada pada kereta 1 atau kereta yang dekat dengan loko. Otomatis jika ditambahkan gerbong aling-aling paling tidak bisa mengurangi korban luka-luka untuk PLH head to head dengan kasus yang sama jika nanti terulang (na'udzubillah).
Inget . . . ini kebijakan sementara bang. Kita sama-sama tau ini bukan kebijakan terbaik. Terkadang kebijakan konyol pun masih bisa digunakan daripada tidak ada kebijakan sama skali.
Tidak mudah membenahi sistem perkeretaapian secara total apalagi mengubah sistem perkeretaapian di negara kita seperti KA pada negara-negara maju. Itu perlu sumber daya yang tidak sedikit.
Tentu PT. KAI tidak bisa mengandalkan pemerintah secara total yang hanya menganggarkan dana untuk moda transportasi KA sebesar 4T. Lantas apa harus menunggu dana, sementara boleh jadi selama Kereta Api terus beroperasi kejadian PLH kemungkinan bisa saja terjadi ??
Memang beginilah nasib Perusahaan BUMN. Dituntut harus beroperasi maksimal dengan keterbatasan anggaran dari pemerintah. Terkadang juga dihadapkan dengan regulasi yang tidak menguntungkan. Permasalahan ini tak jauh beda dengan perusahaan tempat ane kerja.
Salah satu pendapat yang saya anggap BijakBtw PSO dari Pemerintah jauh Pinggan dari api , terlalu kecil untuk sebuah mandat yang menyangkut hajat hidup dunia transportasi di tanah air dengan volume pasar yang begitu luas apalagi ngucurnya juga nggak lancar
Jadi sementara dengan memberlakukan aling2 termasuk respon cepat untuk meminimalkan korban akibat PLH sebelum cara yang paling ideal ditemukan
Jadi sementara dengan memberlakukan aling2 termasuk respon cepat untuk meminimalkan korban akibat PLH sebelum cara yang paling ideal ditemukan

