21-02-2011, 11:41 AM
Dari pantauan tadi pagi KA JAKK-PWK yang ditarik CC 20320 masuk jalur 1 stasiun BKS dengan kondisi penumpang agak penuh dan kereta di belakang lok beserta kereta paling belakang dipadati penumpang, sementara KA Kutojaya Selatan yang ditarik lok CC 20165 milik PWT masih menggunakan kereta aling-aling berupa K3 kosong di belakang loko dan ujung paling belakang, begitu juga dengan FU SMT yang dihela CC 20168 milik PWT.
Mengapa kebijakan penggunaan kereta aling-aling ini terkesan 'timpang' dan tidak semua KA menerapkannya?
@Joe: Di negara lain yang saya ketahui belum ada kebijakan penggunaan 2 kereta yang dikosongkan di belakang lok dan di ujung paling belakang rangkaian untuk mengurangi dampak akibat PLH.
Mengapa kebijakan penggunaan kereta aling-aling ini terkesan 'timpang' dan tidak semua KA menerapkannya?
@Joe: Di negara lain yang saya ketahui belum ada kebijakan penggunaan 2 kereta yang dikosongkan di belakang lok dan di ujung paling belakang rangkaian untuk mengurangi dampak akibat PLH.


![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)