09-04-2011, 08:51 PM
(09-04-2011, 05:55 AM)Dana Komuter Wrote: Naik ABA dg bodi K-8 gitu? Apa gak kepanasan yah di dalem? Atau justru bodi yg skarang justyru malah dingin nan seweujukk....?
Trus sekalian nanya, aku bbrp kali naik KA dari stasiun Gambir (seringan naik KRL sih... kalo weekend) jarang sekali para turis (mayoritas bule) naik selain Argo Dwipangga atau pun Taksaka (lebih sering naik Taksaka). Tapi entah knapa koq banyak turis di stasiun Ambarawa yang menikmati perjalanan KA wisata dg lok uap atau pun lorinya yah?
Kalau memang minim naik KA Argo Muria atau pun Sindoro apalagi ABA, berarti mrk itu yg di Ambarawa apa justru pr turis 'berkantong' sangat tebel? Maksud aku saking tebelnya tuh 'kantong' jadinya lebih sreg naik pesawat gitu? Soalnya khan Argo Dwipangga atau pun Taksaka buka lintas pantura...
Mereka yang naik KA jalur utara rata - rata bukan untuk tujuan wisata, tapi untuk tujuan bisnis yang tidak mendesak... Rata - rata turis yang naik ABA biasanya dari Jepang, mungkin mereka kangen sama Shinkansen jadi naik ABA... Mengenai kenapa mereka lebih prefer ke Argo Dwipangga atau Taksaka mungkin karena mereka ingin dapat pemandangan yang lebih hijau...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...

