(08-06-2011, 03:14 PM)kukun_KSL Wrote: memang akhir ini MUTTIM selalu bawa gerbong dari DIPO Lian khusunya K1, kadang ML, MN,SBI dan SMC. menurtku itu wajar, bisa saja K1 BW lg PA, sedangkan persedian K1 BW terbatas, jd ya pake DIPO lain. yang menarik kayaknya MUTTIM memang diajdikan "uji Coba Okupansi K1" untuk Sancaka Timur ( kalo jadi diluncurkan). Sebab kadang stamformasi Muttim K1 kadang 2 buah, kadang 3 buah bahkan pernah Full K1 dan kadang juga bawa K1A (argo)
BUkan percobaan okupansi, tetapi memang penumpangnya yang minta tambahan kereta K1.
Kalo 3 K1 full, itu berarti waktunya hari libur...
K1 Argo, itu biasanya pinjaman atau hibah dari DAOP lain....
Karena terbatasnya kereta yang ada di DAOP IX...
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(08-06-2011, 03:44 PM)cc 204 18 Wrote: kmna MP2 muttim yg asli?
MP2 yang asli, berarti kalo gak ada, ya berarti waktunya perawatan o perbaikan di BY.
PA jga?
(08-06-2011, 03:14 PM)kukun_KSL Wrote: memang akhir ini MUTTIM selalu bawa gerbong dari DIPO Lian khusunya K1, kadang ML, MN,SBI dan SMC. menurtku itu wajar, bisa saja K1 BW lg PA, sedangkan persedian K1 BW terbatas, jd ya pake DIPO lain. yang menarik kayaknya MUTTIM memang diajdikan "uji Coba Okupansi K1" untuk Sancaka Timur ( kalo jadi diluncurkan). Sebab kadang stamformasi Muttim K1 kadang 2 buah, kadang 3 buah bahkan pernah Full K1 dan kadang juga bawa K1A (argo)
kalau muttim full K1 gag prnah tuh, tpi klau K1 lbih bnyak drpd k2 mlah sring yg pling ekstrem tjd pd prtnghn Februari, rangkaiannya 6K1-2K2
(08-06-2011, 05:08 AM)BB30135 Wrote:(07-06-2011, 07:14 PM)Faizz ArgokomuteRetrofit Wrote:(07-06-2011, 03:41 PM)raditiya Wrote: Hari ini KA 88 sudah tidak membawa K1 milik MN. Malah sekarang membawa K1 SMC. MP2.nya punya SBI. Untuk lokonya CC 20107.
Stanformasi lengkapnya
CC 20107 - K3 BW (aling2) - K1 SMC - K1 ML - K1 BW - MP2 SBI - K2 BW - K2 BW - K2 BW - B SBI
Waduh, gerbongnya macem macem tuh..
Tapi kenapa lokomotifnya kembali menjadi CC201 lagi?
biasanya CC20418, 19, 20 n sejenisnya..
Masalah loko itu tergantung sama KDT DIPO yang bersangkutan, karena mereka yang mengatur jadwal lokomotif dinas.
N loko apapun yang penting handal, gak pa2..
Wah tumben nih rangkaiannya berimbang antara k1 dan k2
@ raditiya :Kalau gag slah k1 dri ML itu yg jendela pesawat ya? Mhon koreksi
Bukan, K1 yang dari ML tuh K1 livery satwa n kacanya besar.
@Faizz ArgokomuteRetrofit : gag msalh kalau muttim gag ditarik CC 204, toh Pkai cc 201 sja msih kuat bwt jalur Kalibaru-Kalisat yg terkenal ekstrem
itu
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(08-06-2011, 04:45 PM)cc 204 18 Wrote:(07-06-2011, 06:23 AM)BB30135 Wrote:(06-06-2011, 08:02 PM)raditiya Wrote: Duh pada ngawur semua![]()
Biar ga OOT nih ada foto KA 87
Lah, ini yang bener infonya....
Ini baru sippp...
Suwun bravo.
Ada tambahan lagi, tapi ini foto yang lama, foto yang skrng kan KA 87 bawa K1 satwa milik BW K1-07801 dan aling2 belakangnya pakai K3.
BW K1-07801 ??? bnrn pnya BW
BW K1-07801 memang beneran punya BW, karena nomer aslinya nieh kereta yaitu K1-78501(sebelum ada perubahan kebijakan dari menteri)...






![[Image: 248017_1885751817891_1064275743_31856674_4376708_n.jpg]](http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/248017_1885751817891_1064275743_31856674_4376708_n.jpg)