24-06-2011, 06:55 AM
(23-06-2011, 06:57 PM)cc 204 18 Wrote: Ini ada cerita sedikit dari para bule tentang muttim ( maaf kalu nanti agak OOT, ini cerita waktu saya duduk bersebelahan dengan bule ). Bule tersebut hendak pergi ke Bali. Dia sendiri sudah sering naik muttim. Dia punya tanggapan positif n negatif tentag muttim ( Sekalilagi mohon maaf, kalau ada kata2 yg tidk berkenan di hati para RF)
Tanggapan :
- Pemandangan yang dilalui muttim katanya masih alami ( Sudah jelas lah )
- Dia suka dengan makanan yang disajikan di muttim ( khas Indonesia katanya )
- Bule ini juga berharap nama Muttim "diinternasionalisasikan" katanya supaya lebih terkenal dikalangan WNA ( berarti namanya jadi East Pearl)
- Dia mengeluh karn seringnya muttim terlambat
Sekian cerita bule tentang muttim
Bule ini juga berharap nama Muttim "diinternasionalisasikan" katanya supaya lebih terkenal dikalangan WNA ( berarti namanya jadi East Pearl
) Untuk masalah ini sich, nama Mutiara TImur sudah bisa diinternasionalkan. Tetapi mungkin para bule, jarang yang bisa mengucap kata2 Indonesia, jadi bermasalah buat mulut si bule.
Dia luar negeri aja, mereka tidak mengganti nama kereta, ngapain di Indonesia harus diganti namanya.
Kalau tidak mereka harus hafal nomer KA yang ditumpangi tersebut.
Dia mengeluh karn seringnya muttim terlambat
Untuk masalah yang ini, memang mutiara timur sering mengalami keterlambatan. MUngkin mereka merasa, bahwa dinegaranya bisa tepat, kenapa di INdonesia kereta tidak bisa tepat. Jadi meskipun terlambat 5 menitpun mereka hitung, karena waktu buat mereka adalah segal-segalanya.
Tapi memang kenyataan yang ada, masih terlambat, dikarenakan adanya perbaikan dilintas DAOP IX Jember tercinta ini....


)