24-06-2011, 11:04 PM
(23-06-2011, 06:33 PM)BAMBANG EKO Wrote:pardjono Wrote:[spoiler]
(Kemarin 04:34 PM)BAMBANG EKO Wrote:
untuk CC 300 yang direncanakan untuk lintas di P Jawa ada sedikit yang belum saya pahami
> berat sekitar 87.000 kg tek gandar sekitar 15 Ton > OK
> tenaga 2200 HP > OK
> panjang sekitar 19 meter > ???
lha apa bisa belok nanti mengingat track di P jawa lebih tajam tikungannya >
Kereta penumpang panjangnya 20 meter.
[/spoiler]
O iya ding
tapi yang masih jadi ganjalan saya CC 202 nggak bisa dioperasikan di P Jawa itu karena bobot matinya yang 108 ton atau panjangnya yang 17 meter lebih ?
(24-06-2011, 10:43 AM)kikansha_otaku Wrote:(24-06-2011, 10:15 AM)antimon40 Wrote:(24-06-2011, 08:53 AM)bonbon Wrote:(24-06-2011, 07:58 AM)antimon40 Wrote:(24-06-2011, 06:42 AM)ady_mcady Wrote: lho, mas loko, bukannya kalo masing2 gandar saling dihubungkan pakai poros maka kecepatannya jadi sama? saya terus terang belum pernah lihat dalemannya bogi lok hidrolik. tapi kayaknya ada gigi nanas kayak di gardan/diferensial mobil?
Setiap roda harus memiliki kecepatan putar yg sama, ini merupakan fungsi utama dari gardan shaft. Untuk merubah arah putar vertikal menjadi horizontal dan sebaliknya pasti dipakai gigi semacam itu.
mungkin kyk mobil 4 x 4 ya atau panser buatan pindad gitu yg 6 x 6 ?
iye kali, coz gw ga pernah liat sistemnya mobil ama panser. Lebih suka utak - atik lokomotif
quote's heaven or hell... yeah.....
mm... msaya, klo antar satu boogie ada shaft, jelas bisa sama kan? nah, klo boogie satu ama lainnya gimana? apakah keduanya pake shaft (dan torque converter) yg sama? klo shaft-nya lain, gimana caranya bisa sinkron?
itu justru teknologi lama. sehingga satu torque converter dengan dua output akan memiliki putaran yang sama.
Saat ini Voith sedang mengembangkan hydraulic transmission dengan model split. jika begini maka putaran output antara bogie depan dan belakang dapat berbeda.
Hal ini akan sangat menguntungkan untuk penghematan energi. karena jika tidak sedang digunakan untuk menarik beban penuh output dari transmisi bisa hanya untuk satu bogie saja dan bogie yang lain berubah jadi trailer saja.
(24-06-2011, 06:21 PM)MakSaa Wrote: Saya tertarik dengan adanya genset pada lok ini yang akan menyuplai kebutuhan listrik pada kereta penumpang. Kira-kira genset ini kapasitasnya sama dengan kereta BP atau sama dengan KMP ya..?
kira-kira setara BP engine yang dipake kan Cat C15, daya engine nya sekitar 400 kW



saya, klo antar satu boogie ada shaft, jelas bisa sama kan? nah, klo boogie satu ama lainnya gimana? apakah keduanya pake shaft (dan torque converter) yg sama? klo shaft-nya lain, gimana caranya bisa sinkron? 