20-08-2011, 08:59 PM
(06-08-2011, 09:27 PM)Charles Wrote:RF kita yg di Malaysia sudah diwakili bung Ardy Hepi, pakdhe Santo mewakili Selandia Baru dan di Singapura pernah ada (entah kala itu kalo gak salah mas Zudi). Sayangnya yg di Filipina blom pernah denger ada enggaknya siapa gerangan...(06-08-2011, 10:29 AM)TukangBengkel Wrote: masalah sertifikasi sih bisa dicepetin, tapi kl gak kepake juga gimana? soalnya kan kemampuan LAA juga kurang, paling2 kalo pun dipake berarti ada krl lain yang istirahat... ya jumlah perjalanan akan tetap.....
kl JR203 ini, modifikasi apa aja yg bakal dilakuin? non aktif ATS-nya kah???
Modifikasi yang dilakukan hanyalah pada skema warna yang diubah menjadi merah-kuning ala PT. KCJ, sisanya tak ada yang berubah, dan sistem ATS di lintas Jabodetabek sendiri belum ada.
Seri 6000 sendiri sebenarnya sudah layak dinas, akan tetapi karena pasokan daya listrik yang belum optimal kedua rangkaian 6000 tersebut masih menjadi rangkaian cadangan untuk Commuter Line di dipo DP yang digunakan pada saat ada rangkaian yang bermasalah atau menjalani PAL.
Saya dengar dua rangkaian lagi yang tersisa masih berada di Niigata sekarang, dan seri 203 ini tidak hanya didatangkan ke Jakarta saja, tetapi juga ada 2 rangkaian yang akan dikirim ke Manila, Filipina.

