30-09-2011, 06:17 PM
misalnya ada kasus seperti ini: ka gaya baru sudah "full tank" alias penuh penumpang selepas jombang. dan dari seluruh penumpang yang ada itu katakanlah ada beberapa yang turun solo dan yogya.
berarti selepas jombang sampai solo mestinya bablas terus ya? lha wong nggak ada yang turun (apalagi naik. karcis sudah habis), ngapain juga berhenti di kts, nj, mn dll.
nah, selepas solo dan yogya, pasti ada karcis yang sudah hangus karena penumpang turun, lalu stasiun kutoarjo boleh menjual sebanyak penumpang yang telah turun di yogya dan solo. begitu seterusnya.
begitu nggak ya?
berarti selepas jombang sampai solo mestinya bablas terus ya? lha wong nggak ada yang turun (apalagi naik. karcis sudah habis), ngapain juga berhenti di kts, nj, mn dll.
nah, selepas solo dan yogya, pasti ada karcis yang sudah hangus karena penumpang turun, lalu stasiun kutoarjo boleh menjual sebanyak penumpang yang telah turun di yogya dan solo. begitu seterusnya.
begitu nggak ya?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

