01-10-2011, 09:16 PM
(This post was last modified: 01-10-2011, 09:39 PM by Adi Sutjipto.)
![[Image: DSC02399.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/DSC02399.jpg)
![[Image: DSC02398.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/DSC02398.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Gambar 01
[spoiler]
Hari ini,
01 Oktober 2011, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila,
hanya calon penumpang yang diijinkan masuk ke peron.
Bagian Ticketing, yang biasa menjaga,
sebagai bagian dari Reska, untuk sementara nonjob dahulu,sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.
Yang jaga sekarang, PKD. [/spoiler]
Gambar 02
[spoiler]
Tadi sempat kaget juga,
di Malang, ada dua PKD Puteri,
manis-manis lagi.....
[/spoiler]Gambar 03
[spoiler]
![[Image: Tanpaperon03.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Tanpaperon03.jpg)
Membawa tiket, silakan masuk. [/spoiler]
Gambar 04
[spoiler]
Silakan masuk..... [/spoiler]
Tadi sempat berbincang dengan yang bertugas,
dengan mulai berlakunya dilarang masuk bagi pengantar,
secara tidak langsung, mengurangi tugas bagian kebersihan,
suasana didalam juga lebih tertib.
Tentunya tugas PT. KAI untuk menambah sarana dan prasarana didalam peron, dan ruang tunggu yang memadai bagi pengantar,
dilengkapi dengan syarat-syarat ruang publik, toalet, dsbnya.


