08-10-2011, 10:11 PM
(08-10-2011, 08:07 PM)dany cristian Wrote: kalo soal railfans yang kecintaannya menurun saya kira g begitu ya mas...mereka mengatakan bus lebih baik emank itu kenyataannya n memilih "membelot" ke bus karena pola pikir yang RASIONAL donk ( dengan harga yg lebih murah namun pelayanan lebih prima )
kalo pelayanan yang diberikan KAI masih gt2 aja jangan harap bisa menang lawan "penguasa kawasan muria" deh...KA cm menang waktu tempuh doank.....konsumen jalur darat g sekedar mengharapkan kecepatan n ketepatan waktu namun kenyamanan dengan harga "murah" sangat mereka butuhkan ( ini yang hilang dr KA )....kalo sekedar mau cepet ya tinggal "mabur" aja tho.
( just my opinion )
waduh...yang ane komenin ternyata salah satu master di sini tho....maaf kalo komen saya salah mas.
Makanya butuh suatu sinergi & kerjasama antara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dgn "penguasa kawasan muria". Jd PT. Kereta Api Indonesia (Persero) nyediain PPCW, trus "penguasa kawasan muria" cukup naikin armada di atasnya. Lumayan kan morning attack langsung masuk jantung kota (GMR)

Jd kyk inovasinya Jeng Illia dech :
(06-10-2011, 12:41 AM)Illia Wrote: saya ngakak pas baca ini
wkwkwkw....itu bus2 muriaan pada beli rangkaian KA Barang aja. Lalu naikin busnya.
So, Pelayanan Bis, Kecepatan kereta
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
![[Image: 10p0h7r.jpg]](http://i37.tinypic.com/10p0h7r.jpg)
![[Image: 10p0h7r.jpg]](http://i37.tinypic.com/10p0h7r.jpg)


