14-10-2011, 12:14 AM
(13-10-2011, 09:16 PM)samnawi Wrote: kayaknya susah juga untuk K3, karena notabene, ni KAjuga berhenti di stasiun2 kecil yang bisa masuk ke dalam peron seenaknya. Seperti KA Progo ini yang berhenti di Patukan, Sentolo, Wojo, Jenar, yang mana stasiun2 kecil itu rawan untuk dimasuki penumpang tidak berkarcis....
ya itulah dia sebenernya bisa dikatakan entah penyakit rata2 penumpang kita, ato bisa dibilang juga dari hal kebutuhan mereka ga bisa dihindari begitu saja untuk alesan menyamankan
karna sejak lama K3 uda dianggap sbagai KA 'asal angkut' bagi penumpang yg membutuhkan, kalo membatasi brapa yg bole berdiri si ok lha ya, tapi kalo sama skli ga memperbolehkan mereka berdiri (no seat ticket) menurut gw adalah solusai yg salah
sisi baeknya, gw selasa ngeliat KA ini si ga separah K3 utara, terutama tawang jaya yg uda langsung penuh dari JAKK nya, penumpang di slasa kemaren walopun uda sampe JNG masi tampak dlm angka toleransi, ga terlalu membludak dari dalem sampe bordes penuh

