16-10-2011, 09:18 PM
^^^
waw analisis yang manteb
emang dengan pulau yang segede gitu... kalimantan sangat membutuhkan angkutan darat massal.... meskipun juga bisa lewat sungai.. tapi sungai yg bisa dilewati kapal hanya sampai kedalaman tertentu... maka untuk bisa sampai mengkoneksikan kalimantan sangat tepat pake kereta... selain itu juga untuk kelancaran distribusi barang dan jasa, juga untuk menjaga kedaulatan negara.....
dan keknya rencana KA di Kalimantan sangat tepat jika difungsikan sebagai angkutan barang kelas berat... untuk itu lebih optimal bila menggunakan standard gauge..
namun yang diperlukan sebelum operasionalisasi KA barang kelas berat... agar pelabuhan2 sekitar sungai direvitalisasi dan jaringan KA barang juga terintegrasi dengan pelabuhan sungai selain itu dibuat beberapa dry port di wilayah yg jauh dari sungai....
yang paling penting seh... merevitalisasi pelabuhan laut utama sebagai point ujung dari jaringan KA... secara KA barang kelas berat dengan kemampuan load factor sangat besar... pasti membutuhkan fasilitas bongkar-muat di titik utama...
nah sementara pelabuhan utama: Palangkaraya.. belum direvitalisasi... pelabuhan palangkaraya harus di upgrade, dengan fasilitas yard, storage dan arena bongkar-muat serta penyimpanan barang yang sangat besar dan memiliki kapasitas bongkar-muat besar dalam waktu cepat....
mangkanya saya ngeliatnya Gubernur Kalteng... belum tergesa-gesa membanguan jaringan KA trans kalimantan... mungkin dalam hal ini menunggu revitalisasi pelabuna Palangkaraya..... karna percuma dunk, kalo kondisi pelabuhan kek sekarang... tapi udah ada KA barang kelas berat.. yg ada malah antrian kapal dan antrian bongkar-muat di pelabuhan
* just my opinion
waw analisis yang manteb

emang dengan pulau yang segede gitu... kalimantan sangat membutuhkan angkutan darat massal.... meskipun juga bisa lewat sungai.. tapi sungai yg bisa dilewati kapal hanya sampai kedalaman tertentu... maka untuk bisa sampai mengkoneksikan kalimantan sangat tepat pake kereta... selain itu juga untuk kelancaran distribusi barang dan jasa, juga untuk menjaga kedaulatan negara.....

dan keknya rencana KA di Kalimantan sangat tepat jika difungsikan sebagai angkutan barang kelas berat... untuk itu lebih optimal bila menggunakan standard gauge..
namun yang diperlukan sebelum operasionalisasi KA barang kelas berat... agar pelabuhan2 sekitar sungai direvitalisasi dan jaringan KA barang juga terintegrasi dengan pelabuhan sungai selain itu dibuat beberapa dry port di wilayah yg jauh dari sungai....
yang paling penting seh... merevitalisasi pelabuhan laut utama sebagai point ujung dari jaringan KA... secara KA barang kelas berat dengan kemampuan load factor sangat besar... pasti membutuhkan fasilitas bongkar-muat di titik utama...
nah sementara pelabuhan utama: Palangkaraya.. belum direvitalisasi... pelabuhan palangkaraya harus di upgrade, dengan fasilitas yard, storage dan arena bongkar-muat serta penyimpanan barang yang sangat besar dan memiliki kapasitas bongkar-muat besar dalam waktu cepat....
mangkanya saya ngeliatnya Gubernur Kalteng... belum tergesa-gesa membanguan jaringan KA trans kalimantan... mungkin dalam hal ini menunggu revitalisasi pelabuna Palangkaraya..... karna percuma dunk, kalo kondisi pelabuhan kek sekarang... tapi udah ada KA barang kelas berat.. yg ada malah antrian kapal dan antrian bongkar-muat di pelabuhan
* just my opinion
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~

