12-11-2011, 10:24 PM
(10-11-2011, 01:03 PM)Joe_cn Wrote:(10-11-2011, 12:23 PM)dedy vh Wrote:(07-11-2011, 01:58 PM)Warteg Wrote: [spoiler]
(06-11-2011, 10:52 PM)Illia Wrote: efek tidak d jualnya tiket berdiri. tiket emang habis...tp jujur baru kemaren naik tawang jaya dari SMC yang biasanya penuh bener namun sekarang jd serasa naik k1
cm pedagang asongan masih ada si
Jadi penuhnya bukan karena penumpang, tapi penuh dengan pedagang asongan ya.???
dari pada penuh pedagang asongan mending penuh penumpang, kasihan lho mereka yang tidak terangkut
[/spoiler]
benar om warteg dari pada penuh dengan pedagang ya lebih baik penuh dengan penumpang berkarcis lah wong pedagang tidak berpengaruh terhadap keuangan perusahaan dan sebenarnya mereka mereka inilah yang membuat perjalanan penumpang di kereta api tidak nyaman. yang saya heran kita buat melangkah ke toilet di k3 aja susah eh yang saya bingung mereka bisa berpindah dari gerbong satu ke gerbong yang lain.jujur saja sepenuh apapun penumpang dalam rangkaian k3 saya masih sanggup jika tanpa ada pedagang bersliweran daripada saya harus naik bis.namun kalau di selingi dengan pedagang saya tobat deh . memang sih itu buat kenyaman penumpang namun resikonya jika yang ada keperluan mendadak malah jadi nggak bisa naik kereta
Nah inilah pekerjaan polsuska, sebenarnya harus diberi jatah beberapa menit saja untuk seorang pedagang asongan boleh mengitari gerbong, kalo perlu jangan sama sekali mereka naik ke gerbong.
tapi memang sulit juga seh menertibkan hal yang seperti ini, sudah menjadi kebiasaan melihat gerbong warna oranye nah tuh semua pedagang langsung dah pada stand by di peron.
Sudah ada kongkalikong dengan orang dalam

Bahkan mereka juga mengenakan seragam yang ada logo PT.KAI sebagai atribut dalam berdagang
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](http://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](http://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA




