05-01-2012, 10:11 PM
(05-01-2012, 10:23 AM)pardjono Wrote:(05-01-2012, 09:41 AM)see_204XX Wrote: Ada yg bilang operator kereta api harus banyak belajar ke maskapai penerbangan dlm hal ini pesawat.
Saya rasa di dlm pesawat nggak ada asongan yg menjajakan dagangannya & ikut sampe ke bandara berikutnya dech...
Nggak kebayang aneh dan lucunya kalau di pesawat ada simbok-simbok yang menjajakan pecel pakai bunga kecombrang seperti dalam KA K3 non AC di petak antara Purwokerto - Kroya.
wah jd bingung
apa dulu jaman bahula di kutut airwais juga jual tiket tanpa tempat duduk ya di pesawat??
bisabisa pintu dibuka lalu pada nongkrong dibordes pesawat sambil liat pemandangan alam dari atas dah, kayaknya silir dan isis banget kaya dipantai
apa dulu jaman bahula di kutut airwais juga jual tiket tanpa tempat duduk ya di pesawat??
bisabisa pintu dibuka lalu pada nongkrong dibordes pesawat sambil liat pemandangan alam dari atas dah, kayaknya silir dan isis banget kaya dipantai
kalau PTKAI bisa kerjasama dgn IndoApriL berarti PTKAI jg bisa bekerjasama dengan organisasi pedagang, asal dengan MoU yg jelas, dan semua anggota organisasi pedagang tsb jg harus patuh pada MoU tersebut, dan juga bisa mengurangi model2 salamtempel untuk pak oknum coz organisasi tersebut jg memberi pemasukan resmi pada PTKAI
pedagang yg tak resmi atau pedagang yg gak patuh ya harus di lempar


