11-01-2012, 11:07 AM
http://www.detiknews.com/read/2012/01/11...n991103605
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan Putar Film Bahaya Naik Atap KRL pada Para Penumpang Nekat
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunda pemberlakuan sanksi bagi penumpang yang suka naik di atap KRL. Kali ini cara yang ditempuh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyadarkan para penumpang nekat itu, dengan cara memutarkan film akan bahayanya naik di atap kereta.
Rencanya pemutaran film itu akan dimulai pada Jumat (13/1) pekan ini. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berharap ada kesepakatan dalam pertemuan itu.
"Kita tunda dulu karena Jumat ada pertemuan dengan atapers (sebutan penumpang yang suka naik di atap KRL, red). Ada 19 kelompok yang kita undang," kata ujar Kepala Penertiban PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I, Akhmad Sujadi, kepada detikcom, Rabu (11/1/2011).
Sujadi mengatakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sedang mempersiapkan film dokumentasi mengenai bahaya naik kereta di atap. Film itu juga akan memuat langkah-langkah yang telah dibuat KRL untuk mengatasi penumpang yang masih membandel naik di atap kereta.
"Mudah-mudahan bisa buat sadar," katanya.
Sujadi menyatakan, pertemuan itu akan dilakukan di Stasiun Kota dengan jumlah atapers yang diundang sekitar 80 sampai 100 orang dari berbagai wilayah. "Mudah-mudahan ada kesepakatan sehigga penumpang yang naik di atap bisa berkurang," katanya.
Sujadi mengatakan, pemberlakuan sanksi bagi penumpang akan diundur pada 21-31 Januari 2012 mendatang. "Apapun hasil pertemuan itu, saksi tegas akan diberlakukan pada 21-31 Januari," katanya.
Awalnya sanksi tegas pada para penumpang yang biasanya nekat naik di atap KRL akan dilaksanakan hari ini. Sebelumnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memberlakukan upaya sosialisasi dengan menggunakan kesenian marawis ceramah oleh para ustad.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan Putar Film Bahaya Naik Atap KRL pada Para Penumpang Nekat
Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunda pemberlakuan sanksi bagi penumpang yang suka naik di atap KRL. Kali ini cara yang ditempuh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menyadarkan para penumpang nekat itu, dengan cara memutarkan film akan bahayanya naik di atap kereta.
Rencanya pemutaran film itu akan dimulai pada Jumat (13/1) pekan ini. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berharap ada kesepakatan dalam pertemuan itu.
"Kita tunda dulu karena Jumat ada pertemuan dengan atapers (sebutan penumpang yang suka naik di atap KRL, red). Ada 19 kelompok yang kita undang," kata ujar Kepala Penertiban PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I, Akhmad Sujadi, kepada detikcom, Rabu (11/1/2011).
Sujadi mengatakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sedang mempersiapkan film dokumentasi mengenai bahaya naik kereta di atap. Film itu juga akan memuat langkah-langkah yang telah dibuat KRL untuk mengatasi penumpang yang masih membandel naik di atap kereta.
"Mudah-mudahan bisa buat sadar," katanya.
Sujadi menyatakan, pertemuan itu akan dilakukan di Stasiun Kota dengan jumlah atapers yang diundang sekitar 80 sampai 100 orang dari berbagai wilayah. "Mudah-mudahan ada kesepakatan sehigga penumpang yang naik di atap bisa berkurang," katanya.
Sujadi mengatakan, pemberlakuan sanksi bagi penumpang akan diundur pada 21-31 Januari 2012 mendatang. "Apapun hasil pertemuan itu, saksi tegas akan diberlakukan pada 21-31 Januari," katanya.
Awalnya sanksi tegas pada para penumpang yang biasanya nekat naik di atap KRL akan dilaksanakan hari ini. Sebelumnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memberlakukan upaya sosialisasi dengan menggunakan kesenian marawis ceramah oleh para ustad.

