21-01-2012, 12:21 PM
(20-01-2012, 10:52 PM)pasundan_0808 Wrote: [spoiler]Ini pengalaman ane kemarin nich agan2 naik kereta ekonomi Progo.
ingin Merasakan Perubahan Gembar-gembor KAI ane nyoba erasain Ekonomi.
berangkat dari PS senen tepat waktu namun ada hal yg aneh kok ada penumpang mempunya nomer tempat duduk yg sama.
karena ane duduk di KA3-1 maka kondektur saat KA berjalan mengecek tiket posisi awal dan menyuruh salah satu dari mereka duduk di Restorasi
.Suatu kebijakan dilapangan yg patut di hormati namun hal ini perlu di tengahi oleh loket penjualan masa Online Bisa Double.(Kalo ada 30 orang yg double sama aja jual tiket berdiri donk).
Lepas jatinegara Mulai Muncul Para Pedagang namun ane masih respek karena mereka berpakaian sopan layaknya penumpang dan masih cukup sopan
.kereta berjalan terus hingga sampai di Bekasi Berhenti Di susul KA Eksekutif.
Info yg mengatakan Start Penumpang di PS Senen perlu di pertanyakan karena di Cikampek dan Pengaden baru kereta berhenti menaikan penumpang + Pedagang Reguler yg mulai menggangu menurut saya![]()
Dari penjual yg jumlah2nya dibilang cukup banyak dan Preman Pengharum Ruang sama Tukang Sapu dadakan yg bisa di bilang cukup memaksa meminta .
Dan menurut saya menjengkelkan adalah ketika ada wanita(menurut ane rada bening gan)yg mencoba beristirahat di colek disuruh beli dagangannya.Ini mah kalo di luar negeri di bilang Pelecehan SxxS (heheheheh).
Yo Mbok dagang sing Sopan !!!!
Pedagang Non Stop sampai Yogya + Plus ada Artis Terkewer2 di area Kroya sampai Wates ane lupa daerahnya.
Sepertinya Larangan Berdagang Masih Belum Dilaksanakan Sempurna oleh semua DAOP.
Ditunggu nich Perubahannya....Jayalah Kereta Api q....
apa perlu ada Saingan Biar KAI mau Berbenah diri macam Perusahhaan halo2 yg mulai goyah..... [/spoiler]
Mungkin itu sudah 'takdir' ya. Mana bisa 'emprit' menjelma jadi 'garuda'. Mimpi .... 



.
yg mencoba beristirahat di colek disuruh beli dagangannya.Ini mah kalo di luar negeri di bilang Pelecehan SxxS (heheheheh).