30-05-2012, 06:48 AM
kalau saya tangkap dari statement PT. Kereta Api Indonesia (Persero) adalah subsidi pemerintah hanya cukup untuk menjalankan 6 kereta, pertanyaan bodoh saya adalah apakah ada beda biaya operasional untuk menjalankan 6 kereta dengan 10 kereta? (mungkin ada tapi seberapa besar?) 
Kalau dalam pikiran bodoh saya, maklum saya ini orang awam dalam hitung2an ini, kalau biaya operasional yg dikeluarkan sama, sementara ada yang berbaik hati memberi subsidi untuk 6 kereta, saya akan menarik sebanyak-banyaknya kereta, kalau perlu saya tarik 20 kereta dalam 1 rangkaian, cuma kan gak mungkin, paling bisa maksimal 12-13 kereta aja..hehehe..
kenapa saya tarik sebanyak-banyaknya? wong biaya operasional sama (atau hampir sama), daripada HSD terpakai cuma buat narik 6 kereta mending saya tarik 12 kereta, kan pendapatan (bukan laba lho..) bisa naik 2 kali lipat.
Tapi itu saya cuma berpikiran biaya operasional dari HSD yang terpakai saja lho, gak tahu ada faktor apa lagi yang mempengaruhinya, la wong saya gak ngerti biaya operasional apa lagi yg naik kalau nambah kereta gak cuma 6 kereta aja...
just my 2 cents..

Kalau dalam pikiran bodoh saya, maklum saya ini orang awam dalam hitung2an ini, kalau biaya operasional yg dikeluarkan sama, sementara ada yang berbaik hati memberi subsidi untuk 6 kereta, saya akan menarik sebanyak-banyaknya kereta, kalau perlu saya tarik 20 kereta dalam 1 rangkaian, cuma kan gak mungkin, paling bisa maksimal 12-13 kereta aja..hehehe..

kenapa saya tarik sebanyak-banyaknya? wong biaya operasional sama (atau hampir sama), daripada HSD terpakai cuma buat narik 6 kereta mending saya tarik 12 kereta, kan pendapatan (bukan laba lho..) bisa naik 2 kali lipat.
Tapi itu saya cuma berpikiran biaya operasional dari HSD yang terpakai saja lho, gak tahu ada faktor apa lagi yang mempengaruhinya, la wong saya gak ngerti biaya operasional apa lagi yg naik kalau nambah kereta gak cuma 6 kereta aja...

just my 2 cents..
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby

