01-06-2012, 02:43 PM
(31-05-2012, 11:35 AM)ady_mcady Wrote: sekedar ilustrasi, tol cipularang menurut binamarga, memiliki tanjakan tercuram grade 5 % atau 50 permil. tanjakan nagrek yang terkenal memiliki grade 16 % atau 160 permil.
rel kereta tercuram ada di rel gigi disumatra, memiliki grade 7% (70 permil). di ambarawa 6.5% (65 permil). rel tanpa gigi tercuram antara lain petak tagogapu-cipatat 3% (30permil), rel dipegunungan priangan 2.5% (25 permil), rel layang jakarta 2.3% (23 permil), rel lawang-bangil 2.5% (25 permil).
kesimpulan: tanjakan di kereta api lebih landai dibandingkan jalan raya. sehingga seakan2 tidak terasa.
hubungan derajat dengan persen bisa dicari dari rumus trigonometri biasa,
derajat = arc tan (persen/100) atau arc tan (permil/1000), permil= persen x 10
atau bisa dilihat di tabel dibawah ini,
[img]//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/45/Grades_degrees.svg/512px-Grades_degrees.svg.png[/img]
Grades degrees [CC-BY-SA-3.0 (www.creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0) or GFDL (www.gnu.org/copyleft/fdl.html)], by BW95 (Own work), from Wikimedia Commons
Makasih atas penjelasannya mas Ady ... Soalnya kalau naik Penataran kataknlah dari Bangil ke Lawang, tiba-tiba sampai lawang sudah berada di ketiggian lebih dari 600 m dpl, nah kadang dari dalam hati bertanya, kapan nanjaknya ini KA ...? Ternyata memang tidak begitu terasa karena tanjakannya landai ...
- R y z k y W i d i A T m a j a -

