15-06-2012, 03:05 PM
(15-06-2012, 02:51 PM)chillo Wrote:(15-06-2012, 02:34 PM)bondet13 Wrote:(15-06-2012, 10:42 AM)arif96 Wrote: Dalam perjalanan seharus-nya, Penataran dan Dhoho, baik dari maupun ke Surabaya, berhenti di WO dan SGU cuma 2 menit (ada beberapa trip yang berhenti 3 menit). Namun realisasi-nya, kedua KA tsb. paling cepat berhenti 3 menit.
Jika ada persilangan di stasiun Waru dan kedua KA yang bersilang sama-sama berhenti di Waru, KA yang berhenti di jalur 1 selalu diberangkatkan terlebih dahulu, meskipun KA yang berhenti di jalur 2 lebih dulu masuk stasiun. Dan KA yang masuk jalur 1 berhenti cuma se-menit
Dan saya pernah melihat Penataran berhenti di Waru cuma se-menit saja. Padahal penumpang yang naik lumayan banyak dengan kondisi tak ada KA yang berhenti di jalur 2 (alias tidak bersilang).
rmh ente di waru ? :o
ane tadi pagi nonton penataran di st. Waru malah 3 menit.an tu :p
saya cb cari sumber lain,
ini ada artikel suara merdeka tentang Gapeka 2011 (waktu itu pas baru berlaku)
disitu tertulis "Dalam grafik baru, pemberhentian dan penyusulan kereta di setiap persilangan akan diperpanjang dari minimal dua menit menjadi empat menit"
berarti yg sekarang berlaku yg 4 menit kan? tp kok masih byk yg 2 menit? jd bingung saya @.@
sumber:
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...r-30-Menit
mungkin pke 2 menit gr2 ngejar waktu.


