http://surabaya.tribunnews.com/2012/06/2...rp-12-ribu
SURYA Online, MALANG- Tarif komuter Lawang-Kepanjen ditetapkan Rp 12.000. Sedang tarif untuk jurusan Surabaya-Kepanjen sebesar Rp 35.000. Khusus masa promo sebulan, menurut Nazar T Selian, Kadishubkominfo Kabupaten Malang, masyarakat mendapat tarif lebih murah.
"Tarif promonya, untuk Lawang-Kepanjen Rp 10.000. Sedang tarif promo untuk Surabaya-Kepanjen sebesar Rp 32.000," ujar Nazar ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/6/2012). Tarif itu itu diputuskan dengan asumsi tingkat keterisian komuter mencapai 70 persen.
Asumsi load factor 70 persen karena masih belum diketahui animo masyarakat terhadap komuter ini. Selain itu, tarif promo biasanya diberlakukan ketika ada kereta api baru dan trayek baru. Tarif relatif tinggi karena komuter Lawang-Kepanjen bukan jenis ekonomi karena dilengkapi AC. Beda dengan komuter jurusan Surabaya-Sidoarjo.
Dijelaskan Nazar, meski nantinya tingkat keterisian komuter misalkan mencapai 40 atau 50 persen, namun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan tetap mengoperasionalkannya. Yang jelas, komuter ini akan beroperasi sebanyak empat kali PP, yaitu dua kali PP pada pagi hari dan dua kali PP pada sore hari.
"Untuk jam pertama, tiba di Kepanjen pada pukul 07.25 WIB. Sedang jam terakhir komuter meninggalkan Kepanjen pada pukul 15.30 WIB," papar Nazar.
Saat berangkat ke Kepanjen, komuter tidak akan mampir ke Stasiun Pakisaji. Namun baru mampir ke stasiun itu saat komuter menuju Lawang," ujarnya.
http://surabaya.tribunnews.com/2012/06/2...-6-stasiun
SURYA Online, SURABAYA - KA komuter Surabaya-Kepanjen yang akan segera dioperasikan akan berhenti di enam stasiun utama sebelum sampai Kota Malang.
Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops 8 Surabaya, Sri Winarto mengutarakan, berdasarkan rapat antara Dishub dan LLAJ Jatim, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Dishub Kota/Kab Malang, m komuter akan berangkat dari Surabaya. "Ada empat kali pergi-pulang (PP). Untuk satu kali PP dimulai dari Surabaya menuju Kepanjen. Baru setelah itu melayani jurusan Kepanjen-Lawang sebanyak tiga PP," ujarnya kepada Surya, Jumat (22/6/2012).
Komuter itu akan terdiri atas lima kereta ber-AC. Setelah diberangkatkan dari Sidotopo, komuter ini akan berangkat dari Stasiun Gubeng dengan membawa penumpang. "Ada enam stasiun pemberhentian bagi penumpang," tandasnya.
Selain Stasiun Gubeng, komuter juga akan berhenti untuk menaik-turunkan penumpang di Stasiun Wonokromo. Setelah Stasiun Wonokromo, yang jadi pemberhentian berikutnya adalah Stasiun Waru, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Bangil, dan Stasiun Lawang. "Baru kemudian ke Kota Malang dan Kepanjen," ujarnya.
Komuter akan dioperasikan mulai 29 Juni nanti. Namun launching resmi oleh Gubernur Jatim Soekarwo kemungkinan baru akan dilakukan setelah 4 Juli.
Sebelumnya rapat menetapkan tarif komuter jurusan Lawang-Kepanjen Rp 12.000. Sedang untuk jurusan Surabaya-Kepanjen sebesar Rp 35.000. Namun selama masa promo sebulan ketika komuter ini dioperasionalkan, masyarakat mendapat tarif lebih murah, Surabaya-Kepanjen hanya Rp 32.000, dan Lawang-Kepanjen Rp 10.000.
SURYA Online, MALANG- Tarif komuter Lawang-Kepanjen ditetapkan Rp 12.000. Sedang tarif untuk jurusan Surabaya-Kepanjen sebesar Rp 35.000. Khusus masa promo sebulan, menurut Nazar T Selian, Kadishubkominfo Kabupaten Malang, masyarakat mendapat tarif lebih murah.
"Tarif promonya, untuk Lawang-Kepanjen Rp 10.000. Sedang tarif promo untuk Surabaya-Kepanjen sebesar Rp 32.000," ujar Nazar ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/6/2012). Tarif itu itu diputuskan dengan asumsi tingkat keterisian komuter mencapai 70 persen.
Asumsi load factor 70 persen karena masih belum diketahui animo masyarakat terhadap komuter ini. Selain itu, tarif promo biasanya diberlakukan ketika ada kereta api baru dan trayek baru. Tarif relatif tinggi karena komuter Lawang-Kepanjen bukan jenis ekonomi karena dilengkapi AC. Beda dengan komuter jurusan Surabaya-Sidoarjo.
Dijelaskan Nazar, meski nantinya tingkat keterisian komuter misalkan mencapai 40 atau 50 persen, namun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan tetap mengoperasionalkannya. Yang jelas, komuter ini akan beroperasi sebanyak empat kali PP, yaitu dua kali PP pada pagi hari dan dua kali PP pada sore hari.
"Untuk jam pertama, tiba di Kepanjen pada pukul 07.25 WIB. Sedang jam terakhir komuter meninggalkan Kepanjen pada pukul 15.30 WIB," papar Nazar.
Saat berangkat ke Kepanjen, komuter tidak akan mampir ke Stasiun Pakisaji. Namun baru mampir ke stasiun itu saat komuter menuju Lawang," ujarnya.
http://surabaya.tribunnews.com/2012/06/2...-6-stasiun
SURYA Online, SURABAYA - KA komuter Surabaya-Kepanjen yang akan segera dioperasikan akan berhenti di enam stasiun utama sebelum sampai Kota Malang.
Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops 8 Surabaya, Sri Winarto mengutarakan, berdasarkan rapat antara Dishub dan LLAJ Jatim, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Dishub Kota/Kab Malang, m komuter akan berangkat dari Surabaya. "Ada empat kali pergi-pulang (PP). Untuk satu kali PP dimulai dari Surabaya menuju Kepanjen. Baru setelah itu melayani jurusan Kepanjen-Lawang sebanyak tiga PP," ujarnya kepada Surya, Jumat (22/6/2012).
Komuter itu akan terdiri atas lima kereta ber-AC. Setelah diberangkatkan dari Sidotopo, komuter ini akan berangkat dari Stasiun Gubeng dengan membawa penumpang. "Ada enam stasiun pemberhentian bagi penumpang," tandasnya.
Selain Stasiun Gubeng, komuter juga akan berhenti untuk menaik-turunkan penumpang di Stasiun Wonokromo. Setelah Stasiun Wonokromo, yang jadi pemberhentian berikutnya adalah Stasiun Waru, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Bangil, dan Stasiun Lawang. "Baru kemudian ke Kota Malang dan Kepanjen," ujarnya.
Komuter akan dioperasikan mulai 29 Juni nanti. Namun launching resmi oleh Gubernur Jatim Soekarwo kemungkinan baru akan dilakukan setelah 4 Juli.
Sebelumnya rapat menetapkan tarif komuter jurusan Lawang-Kepanjen Rp 12.000. Sedang untuk jurusan Surabaya-Kepanjen sebesar Rp 35.000. Namun selama masa promo sebulan ketika komuter ini dioperasionalkan, masyarakat mendapat tarif lebih murah, Surabaya-Kepanjen hanya Rp 32.000, dan Lawang-Kepanjen Rp 10.000.

