29-06-2012, 08:00 PM
Koq PT. Kereta Api Indonesia (Persero) jadi meminta partisipasi masyarakat dalam memberantas calo, bukannya secara logika itu menjadi tanggung jawab PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sendiri.
Coba bayangkan, calo beroperasi di stasiun wilayahnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero), calo juga diisukan beroperasi bekerja sama dengan orang dalam PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yang dijual adalah tiketnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero), dan ini yang penting calo kan merusak citra perusahaan di mata masyarakat. Semua hal negatif ini kan selama ini didiamkan sama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), trus kenapa sekarang (dari dulu sih) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membuat sayembara yang seolah-olah mengadu masyarakat penumpang dengan calo-calo ini. Apakah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah tidak sanggup memberantas calo dan melepaskan tanggung jawabnya kepada masyarakat sehingga harus melibatkan masyarakat? Kenapa tidak bekerja sama dengan instansi yang berwenang untuk menangkap orang seperti Polisi daripada harus menyuruh warga biasa bertaruh nyawa menangkap calo?
Coba bayangkan, calo beroperasi di stasiun wilayahnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero), calo juga diisukan beroperasi bekerja sama dengan orang dalam PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yang dijual adalah tiketnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero), dan ini yang penting calo kan merusak citra perusahaan di mata masyarakat. Semua hal negatif ini kan selama ini didiamkan sama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), trus kenapa sekarang (dari dulu sih) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membuat sayembara yang seolah-olah mengadu masyarakat penumpang dengan calo-calo ini. Apakah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah tidak sanggup memberantas calo dan melepaskan tanggung jawabnya kepada masyarakat sehingga harus melibatkan masyarakat? Kenapa tidak bekerja sama dengan instansi yang berwenang untuk menangkap orang seperti Polisi daripada harus menyuruh warga biasa bertaruh nyawa menangkap calo?
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby

