02-08-2012, 02:33 PM
(02-08-2012, 11:43 AM)eri4nto Wrote: pola bisnis yang aneh kalau seperti itu karena tidak mendorong orang untuk pesan jauh hari sebelumnya tapi menunggu dekat-dekat hari keberangkatan aja karena ada kemungkinan harga lebih murah.. jadi kebijakan pesan tiket H-90 sia-sia aja diterapkan..
tadinya saya berpikir pesan tiket H-90 nanti akan diiringi dengan harga tiket yang bervariasi dimana makin lama pesan makin murah sehingga orang terdorong untuk pesan tiket lebih awal.. keuntungannya adalah:
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa tau lebih awal jika ada over demand sehingga bisa memutuskan untuk menjalankan rangkaian tambahan dan memiliki waktu yang cukup untuk menjual seluruh rangkaian tambahan tersebut,
- PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa dapat cash lebih awal (menguntungkan banget ini karena seandainya cash tersebut diinapkan di bank pasti dapat bunga)
nah kalau yang terjadi adalah sebaliknya, dimana makin lama pesan makin mahal, maka keuntungan di atas gak bisa didapatkan dan sedikit banyak akan mengurangi kepercayaan penumpang pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero).. sekarang ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih aman karena dia monopolis dan punya keunggulan relatif terhadap angkutan darat lainnya, tapi coba ntar kalau tol trans jawa udah jadi dan udah ada perusahaan kereta api lain yang jadi saingan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), pasti bakal gulung tikar kalau kebijakannya seperti itu.. ah semoga itu error sistem aja..
Semoga Pak Dirut membaca saran2 dr Om & memahami kekeliruannya...
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
![[Image: 10p0h7r.jpg]](http://i37.tinypic.com/10p0h7r.jpg)
![[Image: 10p0h7r.jpg]](http://i37.tinypic.com/10p0h7r.jpg)

