21-02-2013, 07:51 AM
(This post was last modified: 21-02-2013, 07:57 AM by UIZ-SenjutKade.)
(21-02-2013, 06:39 AM)zmidth Wrote: [spoiler]
(21-02-2013, 02:28 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: *maaf kalo repost..[/spoiler]
ada yang sedikit aneh nih di Gapeka 2013 mendatang...
1. KA Taksaka dapet nomor 39-40-41-42 artinya lebih tinggi daripada KA BangunKarta 43-44 padahal jarak tempuh KA BangunKarta lebih jauh daripada Taksaka, walau keduanya sama-sama kelas Eksekutif tujuan Gambir
2. KA Fajar Utama Semarang 91-92 juga lebih tinggi nomornya bahkan di nomor tertinggi untuk deret kelas Bisnis padahal jarak tempuhnya bisa dibilang paling pendek dibanding Mutiara Selatan 93-94, Senja Utama SLO 95-96, Fajar Utama YK 97-98, Senja Utama YK 99-100, Sawunggalih 101-102-103-104
3. Begitupun dengan KA Menoreh 107 - 108 juga lebih tinggi nomornya dan padahal jarak tempuhnya lebih pendek dengan KA Bogowonto 109-110 dan KA GajahWong 111-112
sebenarnya parameter GAPEKA itu apa sih...???
kalo kelas udah jelas.
tapi kalo jarak tempuh... kenapa ada permasalahan diatas...???
Salah satu dasar pemberian nomor itu bukan hanya jarak tempuh, tapi dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan. Taksaka punya nomor lebih tinggi karena menghasilkan profit lebih daripada bangunkarta. Menoreh punya nomor lebih tinggi daripada bogo karena lebih profitable(ya iyalah kan lawan kelas bisnisnya cuma gumarang doank, lain dengan bogo dan gawong yang punya lawan kelas bisnis seabrek). Senja/fajar semarang naik kelas karena dia sudah full ac. Sebenarnya selain yang diatas masih ada lagi contoh yang belum disebut sama om UIZ-SenjutKade yaitu nomor cireks yang lebih tinggi daripada gumarang sama purwojaya, sama-sama eksis kan
ooohhh si Fajut SMT udah full AC
baru tau saya.... hehehe..."dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO
nah loo??? *tuing tuing tuing
![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...


