21-02-2013, 08:57 AM
(21-02-2013, 07:51 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: ooohhh si Fajut SMT udah full ACbaru tau saya.... hehehe...
"dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO![]()
nah loo??? *tuing tuing tuing
Hahahaha, kalo soal Kereta Ekonomi rata-rata diukur berdasarkan Jarak dan tingkat kelarisan tiketnya kali ya? Hahaha. Ya faktanya dari pengamatan saya memang Matar dan GBMS sejak dulu adalah tiket K3 eko panas jarak jauh yang paling susyah didapet, paling cepet abis, hahahaha. Brantas dan Kertajaya menyusul di belakang mereka berdua.
Sekarang, Brantas udah resmi naik kelas dan naik harga tapi nomernya gak naik. Mungkin ini pertanda bahwa semua K3 eko panas bakal berashee dalam waktu dekat dan naik harga sekalian
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013


baru tau saya.... hehehe...