27-06-2013, 07:47 PM
(27-06-2013, 06:18 PM)Lugas Destra R Wrote: Info yang saya dapat, Ekonomi diambil dari nama Sungai (contoh : Bengawan), tokoh yang berpengaruh di daerah (contoh : Tawang Alun, Sritanjung), tumbuhan (Pandan Wangi), gabungan trayek (Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi)), nama kota (Blambangan (sekarang Probowangi)). Mungkin ada yang mau nambahkan barangkali
Kalo setau saya, bukan cuma tau tapi memang transfer ilmu dari para sesepuh, kalo KA2 ekonomi memang aslinya dilabeli nama sungai, macam seperti Sritanjung dan Probowangi itu sebenarnya bukan nama aslinya...
seperti contoh Sri tanjung dulu bernama Argopuro, diubah menjadi Sri tanjung karena pada saat itu PT spoor mau meluncurkan produk baru yang dilabeli ARGO, maka dari itu agar tidak rancu maka diubahlah nama Argopuro menjadi sritanjung...
Kalo Blambangan menjadi Probowangi maaf saya kurang tau sejarahnya...
masalah penggabungan trayek juga terjadi di Ka ekonomi laen semisal Matarmaja (Malang blitar Madiun jakarta), tapi jangan salah Matar dahulu bukan full k-3, tapi juga terdapat K-2nya, jadi pada saat jaman Perumka Matar sempat campuran K-3+K-2....

sekian sekilas info dari saya, mungkin ada lagi yang mau nambahin....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
