Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Another Stories from Jakarta-Malang Route...
#16
Di Cirebon, KA 114 berhenti cukup lama, kurang lebih 10 menit KA ini terdiam. Pukul 16.50, KA 114 diberangkatkan kembali dari stasiun Cirebon Prujakan, menyusul KA barang 15xx yang sedari tadi menemani di stasiun. Oh iya, sebelum melanjutkan cerita, ane mau share mengenai kondisi kereta (K3-6) yang ane naikinNgeledek . Entah teman-teman menyadari atau tidak, ternyata ada sebuah kekurangan dari kereta yang ane naiki. Apa itu? Mungkin dapat diketahui dari pict yang ane take
[spoiler=petunjuk]

[Image: jwa0.jpg]

[Image: ox5u.jpg]
[/spoiler]
Hahah, masih belum tau? Mungkin ini bisa membantu
[spoiler=dicoba ditebak apa yang kurang ya..]

[Image: ekqg.jpg]
[/spoiler]
Haha..... Sulit ya? Mungkin yang ini bisa jadi jawabannya
[spoiler=cari keanehan dalam gambar ini]

[Image: 3p5o.jpg]
[/spoiler]
Yap! Udah pada tau kan apa yang 'kurang' dari kereta yang ane naiki? KACA . Pada pict terakhir, persegi empat yang ada di tengah-tengah itu adalah kaca 5 dimensi yang memanjakan mata para penumpang dengan keadaan nyata pemandangan diluar kereta (sampe anginnya pun berasa lho di bordes, hehe :piss). Makanya jarak ane take pict sama body kereta agak renggang, lha wong pegangan di kusennya...Ngakak

Back to Trip

Oke kita tinggalkan permasalahan kaca sejenak, biarkan masalah tersebut menjadi masukan bagi pihak terkait. Kita kembali ke perjalanan, sampe mana tadi? Oh iya, sampe saat dimana KA 114 berangkat Prujakan. Ehm, sepanjang perjalanan Cirebon-Tegal KA 114 melaju mulus tanpa hambatan...... Seperti tol arah ke Serpong yang tiada hambatan. Kereta terus melesat (padahal gk kenceng2 amat) menuju pemberhentian berikutnya, stasiun Babakan. KA 114 masuk Babakan pukul 17.18, dan langsung berangkat 3 menit kemudian setelah menaikkan penumpang yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari tangan.
[spoiler=Disini bersilang dengan Cirebon Ekspres]

[Image: duvx.jpg]
[/spoiler]
KA 114 pun lantas terus berjalan menuju pemberhentian berikutnya, stasiun Tegal, dengan kecepatan sedang, dengan sedikit tersendat di bagian proyek pembangunan DT, terutama saat melintasi sebuah jembatan, entah jembatan apa namanya. Selanjutnya, KA melaju hingga tiba di stasiun Tegal pukul 18.13. Disini sudah ditunggu oleh KA Argo Muria (SMT-GMR) yang langsung ngacir sesaat setelah KA 114 merapat. Cukup lama berhenti disini. Setelah 7 menit menunggu, akhirnya PPKA Tegal memberikan sinyal aman, KA 114 waktu itu pun meninggalkan kota yang terkenal dengan warungnya ini pada pukul 18.20.
[spoiler=stasiun Tegal, sepi..... (maap jelek)]

[Image: 6uhd.jpg]
[/spoiler]
Next Stop, Pekalongan. KA 114 tiba di stasiun Pekalongan pada pukul 19.09. Disini naik sejumlah polsuska lengkap dengan senapan di badannya, akibatnya, para pedagang yang biasa naik ke atas kereta menjadi 'hanya' menjajakan jualan mereka di pintu-pintu kereta. Setelah 6 menit menepi, KA 114 kembali melanjutkan perjalanannya menuju Malang.

Lepas Pekalongan, kereta melaju cepat tanpa halangan yang berarti sebelum berhenti sejenak di Ujungnegoro, entah untuk apa. Lalu kereta terus berjalan hingga menepi di stasiun Plabuan. Disini sudah ditunggu oleh Tawang Jaya (SMC-JAKK). Tak perlu berlarut-larut, hanya sekitar 20 detik saja KA 114 berhenti di stasiun yang katanya paling dekat dengan laut ini. Selanjutnya, stasiun Krenseng, KA 114 tiba disini pada pukul 20.14, dan berangkat 20.17, tanpa ada aktivitas persilangan disini. Entah memang tidak ada, atau memang sayanya yang lupa nyatet,Nyengir yang jelas dibuku catatan saya tidak ada aktivitas apa-apa di stasiun ini.

Next Stop, stasiun Weleri (20.24-20.29). Disini KA 114 mengalah untuk memberi jalan bagi sebuah KA ekonomi. Nah, disini kerancuan terjadi. Berhubung announcer stasiun nya gak ane denger dengan jelas, maka ane engga tau persis KA apa yang melesat di jalur sebelah. Feeling sih bilang kalo itu KA 119/Kertajaya, tapi kalo itu KA 119, lantas ka 117 nya ketemu dimana?? Bingung ??
Okelah, kita tinggalkan masalah itu, biar yang ahli yang menjawab. Kita lanjut lagi, menuju pemberhentian berikutnya, Kalibodri, di stasiun ini, KA 114 sudah ditunggu oleh KA Menoreh (SMT-PSE), hingga membuat KA ane hanya BLB beberapa saat disini. Next, sta. Kaliwungu (20.56-20.58), sama halnya dengan di sta. Krenseng, disini berhenti 2 menit, entah untuk apa. Lanjut, stasiun Ngangkang, eh, Mangkang (udah mulai lapar nih yang nulis)... heheh....Wek Disini dimasukkan ke sepur belok guna memberi jalan untuk Harina. Setelah memberi jalan ke rina, KA 114 melanjutkan perjalannya guna mencapai kota Semarang. Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam lewat waktu itu, dan tiada satupun pengasong yang wara-wiri di atas kereta. Akibatnya, rasa ngantuk pun menjadi semakin pedas di mata ane. Duduk dikit, dan Ngiler
Sempet bangun dan merekam dalam pikiran kalo KA 114 silan dengan KA 43 Bangunkarta. Yang ini pasti di sta. Jerakah. Males buka catatan, ane lantas bablas tidur hingga ternyata sudah ada di Brumbung (22.10). Terbersit bayangan kalau tadi sempet bangun di Semarang, namun, apa daya, ane hanya manusia biasa yang hobinya memejamkan mata, hingga gak ingat apa-apa.

........
Reply


Messages In This Thread
RE: Another Stories from Jakarta-Malang Route... - by KL3-97xx - 25-10-2013, 06:13 PM
RE: Joy Ride Pangrango (lagi) - by zae abjal - 28-01-2014, 08:59 AM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)