17-11-2013, 08:38 PM
(17-11-2013, 08:15 PM)bramoy Wrote: Kalau jalur ganda, rel yang baru dibuat sudah pasti R54, dan untuk lintas raya di Pulau Jawa sudah bantalan beton semua, kecuali sebagian Semarang - Solo, sebagian Bogor - Sukabumi, dan Sukabumi - Padalarang. Aye bahas rel eksisting aja yang tahu.
1. Surabaya - Semarang : R50 ( R54 : antara Gambringan - Gubug)
2. Tanah Abang - Maja : R54
3. Purwakarta - Bandung : R54
4. Malang - Bangil : R42
5. Bangil - Surabaya : R42
6. Surabaya - Jombang : R54
7. Jombang - Kertosono : R42
8. Kertosono - Madiun : sebagian besar R54
9. Madiun - Solo : sebagian besar R54
10. Blitar - Tulungagung : R54 (tahun ini proses pergantian R54 sampai stasiun Kediri).
11. Kediri - Kertosono : R42
12. Probolinggo - Banyuwangi : (sekitar 50% sudah R54, sisanya R33/R42, tahun ini proses pergantian ke R54)
13. Maja - Rangkasbitung : R42
14. Kroya - Bandung : R42/R54
15. Cirebon - Brebes : R54
16. Brebes - Tegal : R54
17. Tegal - Pekalongan : R54, tapi ada yang R42
18. Pekalongan - Semarang : R42/R54
Thanks Mas, lengkap banget.. Ane baru tau ada yang pake R50.. Ada beberapa pertanyaan sih:
1. Malang - Blitar dan Pasuruan - Probolinggo nampaknya masih R33, soalnya di petak itu KA-KA jalannya pelan sekali (Malang - Blitar mungkin cuma 40km/j; Pasuruan - Probolinggo sekitar 40-60 km/j dan berisiknya juara)
2. Kroya - Bandung yang R54 mungkin cuma BD - CCL saja, soalnya dari pengamatan saya kemarin sore/petang (habis naik Pasundan dari Jogja, hehe), dari Kroya - CCL mungkin masih R 42, soalnya rel-nya nampak lebih kecil dan kecepatan KA yang melintas relatif lebih lambat. Lagipula untuk petak TSM-CCL yang didominasi pegunungan rel tipe R42 masih mumpuni..

