21-03-2014, 11:51 AM
(20-03-2014, 08:57 PM)Ardhani Muhad Wrote: Salam kenal..
Share pengalaman pekan lalu pas naik KA 7 (Yogyakarta-Gambir). Btw, ini pertama kalinya naik argo lawu, biasanya naik taksaka. Lalu tiga minggu sebelum keberangkatan, booking lah saya ke websitenya KAI biar bisa milih seat. Akhirnya dapet varian harga yang termurah aka. Eks (J) sebesar Rp.250.000. Harganya lebih mahal dibandingkan Taksaka, selisih selembar uang bergambar Oto Iskandar Dinata. Saya pilih seat di tengah-tengah aja, harapannya ga terlalu kena dampak goncangan. Uniknya seat 7AB itu masuk katagori Eks (J), seat 7CD masuk kategori Eks (I). Pertimbangannya apa ya kok bisa beda harga sekalipun masih satu baris?
Tentang klasifikasi seat, tidak ada pertimbangan apapun sih menurut saya. Ya cuma kan Sub J (terendah) itu rata-rata ngambil jatah 25 kursi tiap rangkaian dimulai dari K1-1 Seat 1A hingga 25 seat di belakangnya yang diambil secara berurutan dari nomor terkecil serta alfabet terkecil. Jadi lah kalau dihitung seat ke-25 ada di seat 7B. Seat 7C adalah ke-26 dari depan, sementara kuota sub terendah adalah 25 lembar. Ya berarti 7C akan masuk kelas di atasnya, yaitu Sub I .... begitulah kurang lebih
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013


