11-10-2014, 11:43 AM
(10-10-2014, 03:32 PM)Darfian_R Wrote:Untuk DDT di Cakung kalo ga salah dari info yg gw dapet ada 2 kemungkinan :Quote:(03-10-2014, 07:13 PM)Darfian_R Wrote: Di KLD, sepertinya, pilihannya ada dua untuk rel dekat pasar klender resmi, menggali dan meratakan gundukan tanah mirip bukit bekas empang, atau, membuat dua pasang rel dengan ketinggian berbeda...
ya tridak mungkin lah kalau di buat dengan beda ketinggian yang ekstrim seperti di KLD itu ! yang jelas kalau di lihat dari kondisi medan di sebelah pasar klender ya dengan menguruk empang kecil tersebut ! saya juga sempat bingung kenapa dulu tanah disitu di gali dan lama lama jadi empang padahal tadinya tidak ada empang itu. saya pikir tadinya ingin buat pondasi tetapi hanya di gali saja sehingga saat ini jadi empang.
Kalau saya gak salah lihat, sudah mulai diratakan, ternyata hehe
Dan untuk CUK, ya, rel baru terlihat seperti akan melibas bangunan stasiun CUK, karena, bantalan yang disusun berada pada satu garis lurus dengan bangunan stasiun CUK
1) Rel yg eksis di Cakung cukup digeser. Jadi ga ada perataan bangunan di sisi utara stasiun.
2) Rel yg baru akan menggusur bagian utara stasiun Cakung. Yg ada indo***et ama loket sisi utara plus kantor KS ama Pos JPL. Tapi kalo gak salah,nantinya PJL 66 Cakung bakal ditutup. Gantinya dibangun flyover di sebelah barat stasiun Cakung. Lokasinya di jalan yg nanjak itu. Terus utk kantor KS ama PAP nanti dibangun di selatan stasiun. Mungkin di dekat PPKA skrg ato gak gusur bangunan liar di bawah kolong tol

