31-10-2014, 10:28 AM
(30-10-2014, 07:37 PM)arieflawstudent Wrote: wah dijambret? brarti kalo mungkin saya analisis sih, mungkin tuh jambret nyamar jadi pnp, kan mutim brhenti distasiun2 yang kalo abang blg antara SDA ato WO kan minim sekali bisa masuk peron tanpa punya tiket. ato katakanlah di SDA dia masuk lewat daerah yang ngga dipagarin juga kecil banget kemungkinannya
Iya sih, beberapa PKD kemaren ketika saya ngobrol dan juga beberapa penumpang ketika saya naik Sri Tanjung tujuan JR, banyak yang mengatakan kalo jambret2 sekarang sudah semakin pintar, dengan "modal" hanya 50ribu alias menyamar menjadi penumpang saja mereka sudah bisa melakukan aksinya di atas KA.
dan mereka pun pintar sekali dalam melakukan aksinya karena ternyata terorganisir, kira2 4orangan lha dan hebatnya mereka tahu mana tas yang di dalamnya ada barang berharga...
sama yang seperti saya alami di MUttim lalu, tas saya yang hilang ada laptopnya, padahal waktu itu saya bawa 3 tas yang ukurannya sama, koq ya bisa ngerti tas yang itu ada laptopnya.....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN


