19-02-2015, 09:47 PM
(19-02-2015, 09:02 PM)Ahmad Alif F I Wrote:(19-02-2015, 08:48 PM)panji084 Wrote:(19-02-2015, 08:32 PM)Ahmad Alif F I Wrote:(19-02-2015, 05:39 PM)panji084 Wrote:(19-02-2015, 05:29 PM)adhit89 Wrote: iya semoga announcer di stasiun lebih sering menyebut pake nama Tumapel untuk untuk SGU sampe Malang PP. dengan begini nama KA Tumapel jadi kembali hidup di tengah nama Penataran dan Dhoho hehehehe. terima kasih infonya om Panji
SETUJU MAS..!!!
wah yang penataran terakhir jadi nama tumapel juga ???Â
wih .. keren
biasanya yang berangkat dari malang paling pagi announcernya bilang penataran tumapel . kalo yang dari gubeng paling malam penataran icon . padahal aslinya penataran icon sendiri adalah penataran yang jam 8 pagi dari sgu mengarah ke malang (441 saat ini) dan ka 431 juga (yang pakai rangkaian malang)Â
pembedanya penataran icon sama nggak "katanya" hanya kereta makannya aktif , kalo ndak icon ndak aktif , cuma sebagai pembangkit doang . hehehehe
cmiiwÂ
Hehehehehehe betul mas sebutan icon doeloe yg membedakan juga kereta makannya.. Kalo doeloe jaman asongan berkeliaran, icon ini dijaga polsus dan ada kereta makannya jualan.. Jadi asongan dilarang naik di icon..
kalo yang penataran terakhir (penataran icon) pembedanya juga pemberhentian stasiun , gdg sama tga ls , hehehe
harganya tetep 4000 ini mas panji ?
Masih tetap mas...


