18-03-2015, 11:40 PM
(14-02-2015, 06:11 PM)megaloblast Wrote:(14-02-2015, 09:35 AM)CC-201-23 Wrote:(14-02-2015, 07:04 AM)megaloblast Wrote: KA 804 Tanah Abang - Nambo
Mestinya tambah saja jadi DU-NBO, sekalian mengangkut penmpang ke Sudirman, THB, dan DU beserta transitnya
lho ini mah malah aslinya cuma Depok - Nambo mas. Berangkat Tanah Abang itu karena diponya disana aja terus bablas Manggarai, berhenti Manggarai pun paling gara2 traffic padat baru dia langsung bablas sampe depok lama. Dari depok baru berjalan reguler berhenti tiap stasiun.
Betul Relasi sebenarnya cuma DP-NMO PP.
THB-DP statusnya KLB, baru keluar dipo sambil jalan ke DP sambil angkut
alias bayar diatas, kalau ketagih KP/stoker.
Minggu kemarin para masinis KRL (entah BUD,entah DP) sudah pengenalan lintas jalur NMO, karena lintas CTA-NMO belum dialiri listrik. Pengenalan lintas menggunakan rangkaian KRD.
Selama 2 minggu full,jadwalnya lupa jam berapa yang pasti sehari 2 X PPÂ DP-NMO terus KRD pulang ke BUD.
Sudah berapa masinis KRL yang jajal jalur Nambo,biarpun pakai KRD bukit berduri???
![[Image: stasiunkeretaapibogor.jpg]](http://i908.photobucket.com/albums/ac282/andakh/stasiunkeretaapibogor.jpg)



![[Image: 1073194_642356809110288_1461511558_o.jpg]](https://scontent.xx.fbcdn.net/hphotos-prn2/t31.0-8/s720x720/1073194_642356809110288_1461511558_o.jpg)