23-04-2009, 11:03 AM
Dari salah satu koran terbitan Bandung tadi pagi
Kamis, 23 April 2009
PT KA Luncurkan KRDE Rencang Geulis
STASIUN,(GM)-
PT KA Daop II Bandung meluncurkan kereta rel diesel elektrik (KRDE) Rencang Geulis. Peluncuran kereta yang melayani jurusan Padalarang-Cibatu ini, diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub), Djusman Syafi'i Djamil didampingi Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Stasiun KA Bandung, Rabu (22/4).
Menhub mengatakan, peluncuran KA Rencang Geulis ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat. "Apalagi potensi di jalur kereta ini sangat besar sehingga bisa memudahkan para pekerja dari Cibatu yang bekerja di antara Kota Bandung dan Padalarang," jelasnya.
Sementara itu Direktur Utama PT KA, Ignatius Jonan yang didampingi Wakil Direktur PT KA, Soedarmo Ramadhan mengatakan, peluncuran KRDE Rencang Geulis untuk meningkatkan pelayanan jasa kereta api kepada masyarakat secara maksimal. Selama ini, pelayanan pada jurusan tersebut dilayani KA ekonomi "Si Mandra" jurusan Purwakarta-Cibatu.
Saat ini, lanjut Ignatius, pelayanan "Si Mandra" kurang maksimal karena masyarakat yang menggunakannya selalu membeludak sehingga dibutuhkan KA tambahan yang baru. "Kita harapkan kereta api Rencang Geulis ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," katanya.
Kepala Humas PT KA Daop 2 Bandung, Bambang S. Prayitno menambahkan, KRDE Rencang Geulis merupakan kereta komuter yang menjadi salah satu sarana transportasi cepat massal yang memadukan mesin diesel dengan teknologi yang digunakan kereta rel listrik.
Rencang Geulis adalah kereta api baru yang didatangkan dari PT INKA. Kereta api ini mempunyai 5 gerbong kereta penumpang. Sedangkan tarifnya Rp 5.000 hingga Rp 15.000.
"Kereta api KRDE ini memang didesain untuk kenyamanan penumpang. Volume penumpang yang duduk dan berdiri bisa mencapai sekitar 650 orang," katanya. (B.99/budi.job)**
Kamis, 23 April 2009
PT KA Luncurkan KRDE Rencang Geulis
STASIUN,(GM)-
PT KA Daop II Bandung meluncurkan kereta rel diesel elektrik (KRDE) Rencang Geulis. Peluncuran kereta yang melayani jurusan Padalarang-Cibatu ini, diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub), Djusman Syafi'i Djamil didampingi Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Stasiun KA Bandung, Rabu (22/4).
Menhub mengatakan, peluncuran KA Rencang Geulis ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat. "Apalagi potensi di jalur kereta ini sangat besar sehingga bisa memudahkan para pekerja dari Cibatu yang bekerja di antara Kota Bandung dan Padalarang," jelasnya.
Sementara itu Direktur Utama PT KA, Ignatius Jonan yang didampingi Wakil Direktur PT KA, Soedarmo Ramadhan mengatakan, peluncuran KRDE Rencang Geulis untuk meningkatkan pelayanan jasa kereta api kepada masyarakat secara maksimal. Selama ini, pelayanan pada jurusan tersebut dilayani KA ekonomi "Si Mandra" jurusan Purwakarta-Cibatu.
Saat ini, lanjut Ignatius, pelayanan "Si Mandra" kurang maksimal karena masyarakat yang menggunakannya selalu membeludak sehingga dibutuhkan KA tambahan yang baru. "Kita harapkan kereta api Rencang Geulis ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," katanya.
Kepala Humas PT KA Daop 2 Bandung, Bambang S. Prayitno menambahkan, KRDE Rencang Geulis merupakan kereta komuter yang menjadi salah satu sarana transportasi cepat massal yang memadukan mesin diesel dengan teknologi yang digunakan kereta rel listrik.
Rencang Geulis adalah kereta api baru yang didatangkan dari PT INKA. Kereta api ini mempunyai 5 gerbong kereta penumpang. Sedangkan tarifnya Rp 5.000 hingga Rp 15.000.
"Kereta api KRDE ini memang didesain untuk kenyamanan penumpang. Volume penumpang yang duduk dan berdiri bisa mencapai sekitar 650 orang," katanya. (B.99/budi.job)**

