17-09-2008, 12:12 AM
hukumnya sunnah (menurut aturan) .... PK tidak bertanggung jawab langsung thd keamanan di lintas ... semua tergantung PPKA, KP dan Masinis .... kalo ada pemindahan persilangan akibat salah satu KA terlambat ...
pada lintas blok mekanik semi otomatik atw persinyalan elektrik / modern ... dalam GAPEKA/LAPKA/T100 nama stasiun ditulis dalam kotak segi empat yang artinya masinis dan KP dibebaskan dari tanggung jawab persilangan ... jadi masalah persilangan / penyusulan murni tanggung jawab PPKA sekaligus PK/OC tentunya ....
nah .. untuk meringankan tanggung jawab tersebut maka PK/OC harus selalu online untuk memberitahukan dimana persilangan / penyusulan akan terjadi yang maksudnya agar masinis dpt bersiap-siap memberhentikan KA dimuka sinyal karena kemungkinan sinyal belum ditarik aman atw masih menunjukkan aspek merah ....
saat ini semua lok dilengkapi dgn radio lok .... tp banyak tg rusak ... namun jika terjadi PLH karena terjadinya pemindahan persilangan biasanya masinis menjadi terdakwa utama ... mengingat sistem persinyalan tidak memungkinkan terjadi kesalahan ... (di dunia ini apa yg tdk mungkin ya ... sinyal kan buatan orang juga ... )
betul .... semua tergantung masinis dalam memperhatikan semboyan di lintas serta marka-marka jalan lainnya
PLB (Persilangan Luar Biasa / Perjalanan Luar Biasa) terjadi jika terdapat perjalanan KA yang tidak tertulis dalam GAPEKA ... jadi dalam T100 (tabel masinis) tidak terdapat persilangan resmi dgn KA tersebut ....
tapi ditulis dalam LHM (Btk 83) dan LAPKA (Btk 84) tentang akan terjadinya persilangan luar biasa tersebut dan catatan adanya perjalanan luar biasa ....
kalo blum jelas nanti sambung lagi .... kekekekekekek
pada lintas blok mekanik semi otomatik atw persinyalan elektrik / modern ... dalam GAPEKA/LAPKA/T100 nama stasiun ditulis dalam kotak segi empat yang artinya masinis dan KP dibebaskan dari tanggung jawab persilangan ... jadi masalah persilangan / penyusulan murni tanggung jawab PPKA sekaligus PK/OC tentunya ....
nah .. untuk meringankan tanggung jawab tersebut maka PK/OC harus selalu online untuk memberitahukan dimana persilangan / penyusulan akan terjadi yang maksudnya agar masinis dpt bersiap-siap memberhentikan KA dimuka sinyal karena kemungkinan sinyal belum ditarik aman atw masih menunjukkan aspek merah ....
saat ini semua lok dilengkapi dgn radio lok .... tp banyak tg rusak ... namun jika terjadi PLH karena terjadinya pemindahan persilangan biasanya masinis menjadi terdakwa utama ... mengingat sistem persinyalan tidak memungkinkan terjadi kesalahan ... (di dunia ini apa yg tdk mungkin ya ... sinyal kan buatan orang juga ... )
betul .... semua tergantung masinis dalam memperhatikan semboyan di lintas serta marka-marka jalan lainnya
PLB (Persilangan Luar Biasa / Perjalanan Luar Biasa) terjadi jika terdapat perjalanan KA yang tidak tertulis dalam GAPEKA ... jadi dalam T100 (tabel masinis) tidak terdapat persilangan resmi dgn KA tersebut ....
tapi ditulis dalam LHM (Btk 83) dan LAPKA (Btk 84) tentang akan terjadinya persilangan luar biasa tersebut dan catatan adanya perjalanan luar biasa ....
kalo blum jelas nanti sambung lagi .... kekekekekekek


![[Image: saveourearth_01.png]](https://www.semboyan35.com/images/saveourearth_01.png)