24-05-2009, 01:27 PM
(23-05-2009, 07:24 PM)bagus70 Wrote: Wah, saya sudah tahu kalau suatu saat akan ada yang menulis tulisan kontroversial ini di Internet. Sebelumnya, sudah banyak anak Jakarta yang vokal mengatakan depo Bandung sombong dan sok elit karena sering dikasih loko bagus, sementara lainnya dapat sisanya.
Tapi yang membuat saya heran, kenapa kok Bandung yang dibidik? Sewaktu Sumsel dapat CC202 yang notabene lebih kharismatik daripada CC204, kok tidak ada yang meributkan?
Juga pernah ada anak Jember yang mengeluh, kenapa kok mereka tak pernah dapat loko baru? Padahal BB303 waktu masih baru depo Induknya di Jember.
dsb....
Mari saya jelaskan.
Alasan kenapa kok depo Bandung selalu dikasih lokomotif bagus (tak selamanya baru) adalah karena medannya yang berat, sehingga lokomotif harus benar-benar prima. Kalau tidak begitu, KA tak akan sampai tujuan.
Kalau di Bandung, loko TMnya kurang, dia tak boleh jalan jauh. Kalau di daerah datar seperti JNG atau CN, itu tidak masalah.
Nah terus mengenai sombong, justru yang sebenarnya sombong malah sebagian kecil railfans senior Jakarta (dan Bandung), yang sibuk mencari-cari sesuatu untuk dibanggakan.
Jadi sewaktu tahu mereka tidak mendapat apa yang mereka inginkan (c: railfans SBY pingin banget ada loko baru di SDT, tapi begitu tahu lokonya untuk YK, mereka kecewa), mereka pasti akan membuat protes yang tidak logis dan tidak relevan, mereka akan mengata-ngatai railfan di daerah yang mendapat loko itu Sombong.
Tapi apa di Bandung serba sombong begitu? apalagi depo lokomotifnya?
TIDAK.
Buktinya, kalau ada railfans luar yang datang ke Bandung, kalau sowan dengan tuan rumah pasti dilayani dengan baik (apalagi nanti kalau saya punya mobil, saya bisa antar kawan-kawan dengan lebih leluasa). Masinis depo Bandung selalu ramah dengan railfans manapun.
Pejabat PTKA DAOP 2 selalu welcome dengan railfans. Bahkan orang-orang di kantor pusat PT KA juga cukup welcome dengan railfans.
Sekarang ini, berkat usaha kand Deden (denzuko) kita sudah bisa leluasa memotret KA di depo lokomotif Bandung lagi. Bahkan kalau anda diganggu satpam (yang belum tahu) seringkali petugas PT KA akan menolong kita, begitu tahu kalau kita railfans. Pada dasarnya anda punya ijin foto-foto, asalkan anda tidak melakukan sesuatu yang membahayakan operasi KA dan jiwa anda.
Jadi kesimpulannya, judul thread ini salah, karena dibuat tanpa memperhatikan fakta, atau yang membuat belum pernah benar-benar "mampir" ke Bandung.
Apalagi kalau anda orang Jakarta, terus ngomel-ngomel karena CC204 dialokasikan ke Bandung, anda tak punya alasan untuk berkata begitu. Bandung dekat dari Jakarta, dan dengan 35 ribu atau 4 jam naik sepeda motor, anda sudah sampai di Bandung.
Apa setelah membaca judul thread ini kami yang di Bandung tersinggung? Tidak.
alasan yang sangat masuk akal
sekarang ga semata2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ngasih cc204 ke bandung ato gara2 kantor pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ada di bandung, trus dipo bandung jadi terkesan di anak emaskan
itu bukan alesan lah yang pasti bener kata kang bagus di atas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pasti punya banyak pertimbangan dalam memperlakukan dipo2 yang ada di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini....

