01-06-2009, 08:34 PM
(30-05-2009, 02:20 PM)see_204XX Wrote:(30-05-2009, 08:52 AM)kutoarjo Wrote: Kereta yang bersejarah buat DAOP 5. Tapi knapa merasa di anaktirikan sekarang??? Pake K1 aja dikasih yang pas-pasan kadang AC mati and dikasih 1 Gerbong pula, Kereta yang berhasil mendatangkan rupiah yang sangat banyak apalagi pas mudik lebaran, Gak adil nih Daop 5.![]()
usianya 17 tahun lebih, inget pertama kali jalan dari GMBR tujuan KTA (St GMBR masih dibawah belum diatas![]()
) pakai rangkain K2 milik YK. dengan eksterior biru tua-hijau + Putih-strip merah dengan rangkaian CC201xx + K21 + K22 + K23 + K24 + K25 + KM2 + K26 + K27 +K28.
Semoga DAOP 5 lebih mensejajarkan Sawunggalih Utama dengan Purwojaya sang junior Daop 5.
Gak adil...? Gak juga lah...Aku rasa kembali ke SDM yg profesional atau nggak...? Bisa memperbaiki kereta yang kurang bagus menjadi bagus, yang sudah bagus menjadi lebih bagus lagih...
Kok ke SDM larinya.. coba lihat perbedaan Gerbong K2 and K1 purwojaya sama Sawunggalih Utama jauh mas..
Padahal kalo ditilik dari jumlah banyaknya penumpang, SU lebih banyak mendatangkan Rupiah dibandingin PWJ.
Sawunggalih Utama, Taksaka, Turangga, Argo Wilis, Lodaya, Kutut, Bogowonto AC, Kutsel and Malabar.


