03-08-2009, 10:17 AM
(02-08-2009, 06:11 PM)bagus70 Wrote:(02-08-2009, 03:34 AM)sulovyo Wrote: ke solo sejuta????
kurang mewah ah untuk harga 500 ribu ke atas.kursinya model sembrani retrovit.sempit!!!(heran,kenapa mereka tidak mengadopsi joknya ABA)
plus:ada prasmanannya, minus:kursi jelek nan sempit.
Benar kan? Kelas ini tidak ada gunanya (not worth it). Pasti tak lama lagi akan hilang.
Penumpang tak butuh KA berornamen pernak-pernik kayu, atau layar LCD super gede, kalau tempat duduknya terasa seperti KA eksekutif biasa, atau yang ditayangkan di TV tidak bermutu, atau makanan yang disajikan juga biasa-biasa.
Kalau PT KA mau membuat yang spesial, coba buat seperti KA eksekutif spesial, atau kembalikan KA tidur lagi.
Penumpang KA reguler tak butuh gerbong seperti Toraja atau Bali.
Saya koq sependapat dengan bro bagus 70, tapi ntar kalo dibikin kereta tidur banyak yang menyalah gunakan ... mending dibikin kursi tidur seperti punya Airbus 330-200 jadi maskud saya dibuat aja kereta special (seperti dulu di Dwipangga) tetapi kursinya dibuat seperti airbus 330-200 bisa direbagin abis .....



![[Image: ka-premium-310709.jpg]](http://img.antara.co.id/2009/7/ka-premium-310709.jpg)