25-09-2009, 11:27 PM
(25-09-2009, 11:07 PM)Toto Wrote: Jika memang demikian, saya heran karena Polsuska sangat diperlukan dan mereka setahu saya memiliki ketrampilan khusus pengamanan penyelenggaraan angkutan KA. Di negara lain Polsuska juga merupakan bagian vital dari perkeretaapian.
Apabila mengandalkan BKO Polri, saya yakin tak cukup atau mungkin kurang pas karena Polri sendiri memiliki tugas-tugas lain yang sangat banyak dan lebih memerlukan penanganan khusus oleh Polri. Apalagi jumlah anggota Polri masih sangat kurang.
Satu pertanyaan, apakah masalah keamanan ini dianggap kurang begitu penting oleh PT KA sehingga cukup diserahkan pada petugas security outsourcing dan BKO Polri secara temporer?
Mohon pencerahan.
Salam,
saya malah ada ide begini, PT KA kan masih punya beberapa anak perusahaan spt PT Pusaka Nusantara, untuk keamanan KA kordinasi & reicument personil keamanan diserahkan saja ke PN, dan lagi pula itu duitnya larinya gak kemana2 muter aja di lingkup PT KA. (sinergi)
supaya core bisnis anak2 perusahaan tidak bentrok makanya pelayanan Kereta makan dipegang RESKA, Keamanan di KA & stasiun diserahkan ke Pusaka Nusantara.
CMIIW

