20-10-2009, 11:39 AM
(19-10-2009, 04:50 PM)BAMBANG EKO Wrote: Ya jelas , lha wong itu jalur Gambringan - Gundih saat itu masih menggunakan R 33 dan bantalannya kayu lapuk otomatis taspatnya kira@ 10 Km / jam. Sekarang sudah ganti bantalan beton dengan R 42. Di jalur ini nggak ada KA Penumpang , yang ada hanya KA Barang dan KA BBM saja kecuali kalau ada Rintang jalan di jalur lain , baru KA Penumpang nyasar ke jalur ini.
Betul Mas...waktu itu siiiy malem, tapi waktu melihat dari bordes !! suasana rute-nya jadi inget di film2 perjuangan jaman doloe...lewat kampung2 penduduk yang dari "gedheg", pokoknya suasananya masih suasana pedesaan...
Regards,
Hilmi Irawan W.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
"Selamatkan Muka Orang Lain - Dale Carnegie"
Hilmi Irawan W.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
"Selamatkan Muka Orang Lain - Dale Carnegie"

