Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mulai 15 Agustus 2014, Loket Stasiun Tidak Melayani Pemesanan Tiket KA
Vending Machine ala KAI


Quote:Penumpang Kereta Bebas Atur Perjalanan dengan Fitur "E-kiosk"


[Image: 1944138e-kiosk780x390.jpg]


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan layanan pembelian tiket terbaru pada Jumat (13/3/2015) sore di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Fitur terbaru ini bernama e-kiosk atau electronic kiosk.

"Fasilitas e-kiosk ini akan semakin memudahkan pengguna jasa KA membeli tiket tanpa musti antri di loket," kata Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro. E-kiosk yang merupakan singkatan dari electronic kiosk adalah sebuahvending machine berbentuk seperti mesin atm. 

Dengan mesin ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal dan stasiun tujuan, jumlah kursi, serta meng-input data-data seperti nama calon penumpang, nomor identitas, hingga nomor telepon pada layar sentuh e-kiosk. Penumpang juga bisa memilih posisi kursi yang ingin mereka tempati.

Cara pembelian tiket melalui e-kiosk ini tidak jauh berbeda dengan layanan e-ticket di sejumlah jasa online ticketing yang bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Namun, dengan e-kiosk, pembeli tiket bisa langsung membayar menggunakan uang tunai pecahan Rp 2.000-hingga Rp 100.000. 

Uang tunai tersebut dimasukkan ke dalam mesin e-kiosk seperti melakukan setoran tunai pada mesin setor otomatis di ATM. Tidak hanya pembayaran tunai, e-kiosk juga menyediakan pembayaran elektronik menggunakan debit dan fitur e-money.


Quote:
KAI Launching Kios Elektronik Penjualan Tiket


Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan PT Finnet Indonesia, yang merupakan salah satu perusahaan aviliasi PT Telkom dan Bank Indonesia mengeluarkan fasilitas layanan pembelian tiket kereta api terbaru. Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengatakan fasilitas tersebut berupa vending machine pembelian tiket KA (electronic kiosk/E-Kiosk) yang akan semakin memudahkan calon penumpang guna melakukan pembelian tiket KA tanpa harus mengantri di loket.

Edi mengungkapkan, untuk tahap awal, E-Kiosk ini tersedia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, sebanyak dua unit.

"Namun ke depannya, kami bekerja sama dengan PT Finnet Indonesia akan menyediakan fasilitas E-Kiosk ini diseluruh stasiun besar di Jawa dan Sumatera," ujarnya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/3/2015).

Menurutnya, melalui E-Kiosk ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal, stasiun tujuan dan jumlah penumpang serta menginput data berupa nama, nomor identitas, dan nomor telepon penumpang yang akan berangkat. Input data dapat dilakukan melalui layar touch screen atau keyboard fisik yang ada pada mesin E-Kiosk.

"Pemesanan atau pembelian tiket KA melalui E-Kiosk ini dapat dilakukan H-90 atau pada hari keberangkatan (go show) atau satu jam sebelum keberangkatan KA," lanjutnya.

Setelah menginput data-data tersebut, calon penumpang dapat langsung melakukan transaksi pembayaran melalui mesin ini. Metode pembayaran yang dapat diterima antara lain pembayaran tunai menggunakan uang pecahan Rp 2.000 hingga dengan Rp 100 ribu pembayaran dengan kartu debit jaringan Alto dan pembayaran dengan kartu T-Money dari Telkom.

"Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk terus berinovasi menyediakan fasilitas dan layanan yang memudahkan pengguna jasa KA," katanya.

Sementara bagi para penumpang yang melakukan pembayaran tunai tanpa uang pas metode pengembalian dilakukan melalui e-money pada nomor telepon, yang diinput pada saat pembelian. Dimana dalam sistem ini, setiap penumpang yang melakukan pembayaran tunai dengan pengembalian akan otomatis terdaftar dalam program e-money dari PT Finnet Indonesia.

Nantinya penumpang yang terdaftar akan secara otomatis memiliki akun pada www.delimapoint.com.

Salah satu layanan One Stop Payment Online milik PT Finnet Indonesia dengan nomor ponsel sebagai username. Dana yang tersimpan pada akun tersebut, dapat ditransfer ke rekening bank untuk diuangkan.

Setelah proses pemesanan pembayaran selesai, mesin E-Kiosk akan mengeluarkan struk tanda bukti pembayaran. Struk tersebut nantinya,akan mencantumkan kode pemesanan atau pembayaran tiket KA yang akan digunakan untuk mencetak tiket.


"Calon penumpang dapat melakukan cetak tiket pada fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun," tandasnya. (Dny/Ndw)




Good move!

 Keplok Keplok



Moga kedepannya e-money ga cuma T-money aja, gandeng e-money dari bank lain juga. Trus kok tiketnya ga langsung keluar aja dari E-Kiosk, malah dari situ harus cetak tiket di CTM, belom lagi kalo antri...
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
(14-03-2015, 08:31 AM)Ardhani Muhad Wrote: Vending Machine ala KAI


Quote:Penumpang Kereta Bebas Atur Perjalanan dengan Fitur "E-kiosk"


[Image: 1944138e-kiosk780x390.jpg]


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan layanan pembelian tiket terbaru pada Jumat (13/3/2015) sore di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Fitur terbaru ini bernama e-kiosk atau electronic kiosk.

"Fasilitas e-kiosk ini akan semakin memudahkan pengguna jasa KA membeli tiket tanpa musti antri di loket," kata Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro. E-kiosk yang merupakan singkatan dari electronic kiosk adalah sebuahvending machine berbentuk seperti mesin atm. 

Dengan mesin ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal dan stasiun tujuan, jumlah kursi, serta meng-input data-data seperti nama calon penumpang, nomor identitas, hingga nomor telepon pada layar sentuh e-kiosk. Penumpang juga bisa memilih posisi kursi yang ingin mereka tempati.

Cara pembelian tiket melalui e-kiosk ini tidak jauh berbeda dengan layanan e-ticket di sejumlah jasa online ticketing yang bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Namun, dengan e-kiosk, pembeli tiket bisa langsung membayar menggunakan uang tunai pecahan Rp 2.000-hingga Rp 100.000. 

Uang tunai tersebut dimasukkan ke dalam mesin e-kiosk seperti melakukan setoran tunai pada mesin setor otomatis di ATM. Tidak hanya pembayaran tunai, e-kiosk juga menyediakan pembayaran elektronik menggunakan debit dan fitur e-money.


Quote:
KAI Launching Kios Elektronik Penjualan Tiket


Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan PT Finnet Indonesia, yang merupakan salah satu perusahaan aviliasi PT Telkom dan Bank Indonesia mengeluarkan fasilitas layanan pembelian tiket kereta api terbaru. Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengatakan fasilitas tersebut berupa vending machine pembelian tiket KA (electronic kiosk/E-Kiosk) yang akan semakin memudahkan calon penumpang guna melakukan pembelian tiket KA tanpa harus mengantri di loket.

Edi mengungkapkan, untuk tahap awal, E-Kiosk ini tersedia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, sebanyak dua unit.

"Namun ke depannya, kami bekerja sama dengan PT Finnet Indonesia akan menyediakan fasilitas E-Kiosk ini diseluruh stasiun besar di Jawa dan Sumatera," ujarnya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/3/2015).

Menurutnya, melalui E-Kiosk ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal, stasiun tujuan dan jumlah penumpang serta menginput data berupa nama, nomor identitas, dan nomor telepon penumpang yang akan berangkat. Input data dapat dilakukan melalui layar touch screen atau keyboard fisik yang ada pada mesin E-Kiosk.

"Pemesanan atau pembelian tiket KA melalui E-Kiosk ini dapat dilakukan H-90 atau pada hari keberangkatan (go show) atau satu jam sebelum keberangkatan KA," lanjutnya.

Setelah menginput data-data tersebut, calon penumpang dapat langsung melakukan transaksi pembayaran melalui mesin ini. Metode pembayaran yang dapat diterima antara lain pembayaran tunai menggunakan uang pecahan Rp 2.000 hingga dengan Rp 100 ribu pembayaran dengan kartu debit jaringan Alto dan pembayaran dengan kartu T-Money dari Telkom.

"Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk terus berinovasi menyediakan fasilitas dan layanan yang memudahkan pengguna jasa KA," katanya.

Sementara bagi para penumpang yang melakukan pembayaran tunai tanpa uang pas metode pengembalian dilakukan melalui e-money pada nomor telepon, yang diinput pada saat pembelian. Dimana dalam sistem ini, setiap penumpang yang melakukan pembayaran tunai dengan pengembalian akan otomatis terdaftar dalam program e-money dari PT Finnet Indonesia.

Nantinya penumpang yang terdaftar akan secara otomatis memiliki akun pada www.delimapoint.com.

Salah satu layanan One Stop Payment Online milik PT Finnet Indonesia dengan nomor ponsel sebagai username. Dana yang tersimpan pada akun tersebut, dapat ditransfer ke rekening bank untuk diuangkan.

Setelah proses pemesanan pembayaran selesai, mesin E-Kiosk akan mengeluarkan struk tanda bukti pembayaran. Struk tersebut nantinya,akan mencantumkan kode pemesanan atau pembayaran tiket KA yang akan digunakan untuk mencetak tiket.


"Calon penumpang dapat melakukan cetak tiket pada fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun," tandasnya. (Dny/Ndw)




Good move!

 Keplok Keplok



Moga kedepannya e-money ga cuma T-money aja, gandeng e-money dari bank lain juga. Trus kok tiketnya ga langsung keluar aja dari E-Kiosk, malah dari situ harus cetak tiket di CTM, belom lagi kalo antri...

ngebayangin H-90 lebaran jam 00.00 malam, jadi kaya apa ni mesin.....?
Reply
(14-03-2015, 11:46 AM)pws1996 Wrote: ngebayangin H-90 lebaran jam 00.00 malam, jadi kaya apa ni mesin.....?

Mesinnya sich nggak apa2, mas... cuma caci maki / ngedumelnya yg luar biasa...  Ngeledek
Reply
(14-03-2015, 12:52 PM)Logawa_ATB Wrote:
(14-03-2015, 11:46 AM)pws1996 Wrote: ngebayangin H-90 lebaran jam 00.00 malam, jadi kaya apa ni mesin.....?

Mesinnya sich nggak apa2, mas... cuma caci maki / ngedumelnya yg luar biasa...  Ngeledek

Sosialisasi juga penting, jangan sampai pembeli tiket gebrak-gebrak E-Kiosk gegara ga keluar uang kembaliannya
Ngikik
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
(14-03-2015, 04:25 PM)Ardhani Muhad Wrote:
(14-03-2015, 12:52 PM)Logawa_ATB Wrote:
(14-03-2015, 11:46 AM)pws1996 Wrote: ngebayangin H-90 lebaran jam 00.00 malam, jadi kaya apa ni mesin.....?

Mesinnya sich nggak apa2, mas... cuma caci maki / ngedumelnya yg luar biasa...  Ngeledek

Sosialisasi juga penting, jangan sampai pembeli tiket gebrak-gebrak E-Kiosk gegara ga keluar uang kembaliannya
Ngikik

Kembalian? H-93 lebaran kembalian tiket hanya mitos Ngikik Ngakak
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
(15-03-2015, 08:40 AM)CC-201-23 Wrote:
(14-03-2015, 04:25 PM)Ardhani Muhad Wrote:
(14-03-2015, 12:52 PM)Logawa_ATB Wrote:
(14-03-2015, 11:46 AM)pws1996 Wrote: ngebayangin H-90 lebaran jam 00.00 malam, jadi kaya apa ni mesin.....?

Mesinnya sich nggak apa2, mas... cuma caci maki / ngedumelnya yg luar biasa...  Ngeledek

Sosialisasi juga penting, jangan sampai pembeli tiket gebrak-gebrak E-Kiosk gegara ga keluar uang kembaliannya
Ngikik

Kembalian? H-93 lebaran kembalian tiket hanya mitos Ngikik Ngakak

Untung gw gak berburu tiket lebaran, jadi aman2 aja tuch... Ngikik 

[spoiler=OOT]
Akhirnya dateng juga "calon" RF tersial 2015 yg dapet zonk semua.... Ngakak Saatnya gw kutuk nih... Ngikik 
[/spoiler]
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
(15-03-2015, 08:40 AM)CC-201-23 Wrote:
(14-03-2015, 04:25 PM)Ardhani Muhad Wrote:
Logawa_ATB[spoiler Wrote:pid='426595' dateline='1426312329']
(14-03-2015, 11:46 AM)pws1996 Wrote: ngebayangin H-90 lebaran jam 00.00 malam, jadi kaya apa ni mesin.....?

Mesinnya sich nggak apa2, mas... cuma caci maki / ngedumelnya yg luar biasa...  Ngeledek [/spoiler]

Sosialisasi juga penting, jangan sampai pembeli tiket gebrak-gebrak E-Kiosk gegara ga keluar uang kembaliannya
Ngikik

Kembalian? H-93 lebaran kembalian tiket hanya mitos Ngikik Ngakak
 
Sistem uang kembalian kalo pake E-Kiosk dengan meetode tunai rada ribet, untuk dapet diuangkan harus ditransfer dulu ke bank
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
(14-03-2015, 08:31 AM)Ardhani Muhad Wrote: Vending Machine ala KAI




Quote:
Sementara bagi para penumpang yang melakukan pembayaran tunai tanpa uang pas metode pengembalian dilakukan melalui e-money pada nomor telepon, yang diinput pada saat pembelian. Dimana dalam sistem ini, setiap penumpang yang melakukan pembayaran tunai dengan pengembalian akan otomatis terdaftar dalam program e-money dari PT Finnet Indonesia.

Nantinya penumpang yang terdaftar akan secara otomatis memiliki akun pada www.delimapoint.com.

Salah satu layanan One Stop Payment Online milik PT Finnet Indonesia dengan nomor ponsel sebagai username. Dana yang tersimpan pada akun tersebut, dapat ditransfer ke rekening bank untuk diuangkan.

Setelah proses pemesanan pembayaran selesai, mesin E-Kiosk akan mengeluarkan struk tanda bukti pembayaran. Struk tersebut nantinya,akan mencantumkan kode pemesanan atau pembayaran tiket KA yang akan digunakan untuk mencetak tiket.


"Calon penumpang dapat melakukan cetak tiket pada fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun," tandasnya. (Dny/Ndw)




Good move!

 Keplok Keplok

Untuk yang (maaf) gaptek hanya bisa geleng-geleng kepala sambil tanya-tanya, yang ditanya juga sama-sama bingung, akhirnya tidak ketemu solusinya, yang jadi sasaran mesinnya karena disangka 'nilep' uang kembalian  Ngakak Ngakak
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)