14-03-2015, 08:31 AM
(This post was last modified: 14-03-2015, 08:32 AM by Ardhani Muhad.)
Vending Machine ala KAI
Quote:Penumpang Kereta Bebas Atur Perjalanan dengan Fitur "E-kiosk"
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan layanan pembelian tiket terbaru pada Jumat (13/3/2015) sore di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Fitur terbaru ini bernama e-kiosk atau electronic kiosk.
"Fasilitas e-kiosk ini akan semakin memudahkan pengguna jasa KA membeli tiket tanpa musti antri di loket," kata Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro. E-kiosk yang merupakan singkatan dari electronic kiosk adalah sebuahvending machine berbentuk seperti mesin atm.Â
Dengan mesin ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal dan stasiun tujuan, jumlah kursi, serta meng-input data-data seperti nama calon penumpang, nomor identitas, hingga nomor telepon pada layar sentuh e-kiosk. Penumpang juga bisa memilih posisi kursi yang ingin mereka tempati.
Cara pembelian tiket melalui e-kiosk ini tidak jauh berbeda dengan layanan e-ticket di sejumlah jasa online ticketing yang bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Namun, dengan e-kiosk, pembeli tiket bisa langsung membayar menggunakan uang tunai pecahan Rp 2.000-hingga Rp 100.000.Â
Uang tunai tersebut dimasukkan ke dalam mesin e-kiosk seperti melakukan setoran tunai pada mesin setor otomatis di ATM. Tidak hanya pembayaran tunai, e-kiosk juga menyediakan pembayaran elektronik menggunakan debit dan fitur e-money.
Quote:KAI Launching Kios Elektronik Penjualan Tiket
Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerjasama dengan PT Finnet Indonesia, yang merupakan salah satu perusahaan aviliasi PT Telkom dan Bank Indonesia mengeluarkan fasilitas layanan pembelian tiket kereta api terbaru. Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengatakan fasilitas tersebut berupa vending machine pembelian tiket KA (electronic kiosk/E-Kiosk) yang akan semakin memudahkan calon penumpang guna melakukan pembelian tiket KA tanpa harus mengantri di loket.
Edi mengungkapkan, untuk tahap awal, E-Kiosk ini tersedia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, sebanyak dua unit.
"Namun ke depannya, kami bekerja sama dengan PT Finnet Indonesia akan menyediakan fasilitas E-Kiosk ini diseluruh stasiun besar di Jawa dan Sumatera," ujarnya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (13/3/2015).
Menurutnya, melalui E-Kiosk ini, calon penumpang cukup memilih tanggal perjalanan, stasiun asal, stasiun tujuan dan jumlah penumpang serta menginput data berupa nama, nomor identitas, dan nomor telepon penumpang yang akan berangkat. Input data dapat dilakukan melalui layar touch screen atau keyboard fisik yang ada pada mesin E-Kiosk.
"Pemesanan atau pembelian tiket KA melalui E-Kiosk ini dapat dilakukan H-90 atau pada hari keberangkatan (go show) atau satu jam sebelum keberangkatan KA," lanjutnya.
Setelah menginput data-data tersebut, calon penumpang dapat langsung melakukan transaksi pembayaran melalui mesin ini. Metode pembayaran yang dapat diterima antara lain pembayaran tunai menggunakan uang pecahan Rp 2.000 hingga dengan Rp 100 ribu pembayaran dengan kartu debit jaringan Alto dan pembayaran dengan kartu T-Money dari Telkom.
"Ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk terus berinovasi menyediakan fasilitas dan layanan yang memudahkan pengguna jasa KA," katanya.
Sementara bagi para penumpang yang melakukan pembayaran tunai tanpa uang pas metode pengembalian dilakukan melalui e-money pada nomor telepon, yang diinput pada saat pembelian. Dimana dalam sistem ini, setiap penumpang yang melakukan pembayaran tunai dengan pengembalian akan otomatis terdaftar dalam program e-money dari PT Finnet Indonesia.
Nantinya penumpang yang terdaftar akan secara otomatis memiliki akun pada www.delimapoint.com.
Salah satu layanan One Stop Payment Online milik PT Finnet Indonesia dengan nomor ponsel sebagai username. Dana yang tersimpan pada akun tersebut, dapat ditransfer ke rekening bank untuk diuangkan.
Setelah proses pemesanan pembayaran selesai, mesin E-Kiosk akan mengeluarkan struk tanda bukti pembayaran. Struk tersebut nantinya,akan mencantumkan kode pemesanan atau pembayaran tiket KA yang akan digunakan untuk mencetak tiket.
"Calon penumpang dapat melakukan cetak tiket pada fasilitas Cetak Tiket Mandiri (CTM) yang tersedia di stasiun," tandasnya. (Dny/Ndw)
Good move!
 
Moga kedepannya e-money ga cuma T-money aja, gandeng e-money dari bank lain juga. Trus kok tiketnya ga langsung keluar aja dari E-Kiosk, malah dari situ harus cetak tiket di CTM, belom lagi kalo antri...
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Public Transportation Enthusiast



![[Image: 1944138e-kiosk780x390.jpg]](http://assets.kompas.com/data/photo/2015/03/13/1944138e-kiosk780x390.jpg)




![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)