Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keliling Pulau Jawa
(12-09-2014, 03:33 PM)KL3-97xx Wrote:
(03-09-2014, 12:49 PM)yogisuryawan Wrote: Kayaknya harus nyobain main ke Cianjur naik Siliwangi...Mantap

Memang benar-benar mantap mas, kereta yang melaju perlahan seakan membuat penumpangnya dimanjakan dengan panorama alam di sepanjang perjalanan yang menurut ane sangat menakjubkan Top Banget

sekedar meluruskan om.
kalo pangrango relasinya Bogor-Cianjur. kalo Siliwangi rute sebaliknya, Cianjur-bogor.
kalo om yogi mau ke cianjur, ya mesti naik pangrango om, bukan siliwangi
kalo mau pulang dari cianjur, baru pake siliwangi Huh
Reply
Oh gitu ya, maaf kirain KA bogor sukabumi = pangrango, sukabumi cianjur = siliiwangi. Terimakasih atas koreksinya.
Reply
(15-09-2014, 09:12 AM)yogisuryawan Wrote: Oh gitu ya, maaf kirain KA bogor sukabumi = pangrango, sukabumi cianjur = siliiwangi. Terimakasih atas koreksinya.

nah, kalo di web pt sepur sih seperti yang ane bilang. tapi di gapeka 2014 yang berlaku malah semua namanya siliwangi Big Grin
dan gak ada nama pangrango
Reply
Quote:
(12-09-2014, 03:55 PM)triez_RF Cirebon Wrote: sekedar meluruskan om.
kalo pangrango relasinya Bogor-Cianjur. kalo Siliwangi rute sebaliknya, Cianjur-bogor.
kalo om yogi mau ke cianjur, ya mesti naik pangrango om, bukan siliwangi
kalo mau pulang dari cianjur, baru pake siliwangi Huh

(15-09-2014, 09:12 AM)yogisuryawan Wrote: Oh gitu ya, maaf kirain KA bogor sukabumi = pangrango, sukabumi cianjur = siliiwangi. Terimakasih atas koreksinya.

(15-09-2014, 03:45 PM)triez_RF Cirebon Wrote: nah, kalo di web pt sepur sih seperti yang ane bilang. tapi di gapeka 2014 yang berlaku malah semua namanya siliwangi Big Grin
dan gak ada nama pangrango

Nah iya, masalah penamaan. Makasih banyak mas tris atas koreksinya Xie Xie
Reply
Sip, sinyal hijau silahkan dilanjut Laporanya.
Reply
Lanjutan...

Persawahan kembali menemani perjalanan ane sepanjang petak KE-CSA. 14 menit dihabiskan oleh Pangrango untuk mencapai stasiun Cisaat dari stasiun Karangtengah. Pemandangan yang ada masih dominan sawah, namun ditambah dengan panorama perbukitan di kejauhan sana.

[spoiler=Beberapa saat setelah berangkat dari Karangtengah]

[Image: j9WHKPO6heCChk1zeQ7d2R7KVWmOt0DGOpijRBX9...13-h460-no][/spoiler]
[spoiler=Sawah dan bukit di kejauhan]

[Image: 010320141042.jpg][/spoiler]
[spoiler=Masih ijo-ijo seger]

[Image: fQIRkRkjG16jKzfgEdrktU6njdHy5pwwm2pHUF6Z...13-h460-no]


[Image: CIMG1797.JPG][/spoiler]

[spoiler=Wuusshhhh... Kecepatan Pangrango ane rasa mencapai puncaknya di petak ini. Mungkin berkisar antara 40-60 km/jam]

[Image: CIMG1798.JPG][/spoiler]

Pukul 08.55 Pangrango tiba di stasiun Cisaat. Cukup banyak penumpang yang turun di stasiun ini. Di stasiun ini, ane ikut turun juga lalu langsung ke depan rangkaian KA buat ambil gambar Pangrangonya, hehe >,<

[spoiler=Pangrango di stasiun Cisaat]

[Image: CIMG1800.JPG][/spoiler]

Yaah, begitulah. Seadanya saja. Keburu Pangrangonya berangkat lagi ntar Ngeledek
Cukup dua menit saja berhenti di stasiun ini, 08.57 Pangrango kembali melaju menuju stasiun Sukabumi. Selepas Cisaat, ane coba jalan dari K3-1, kereta yang letaknya di belakang lokomotif, hingga ke K1-2 ane yang ada hampir di ujung rangkaian sana. Dan apa yang ane rasakan selama melewati K3 yang ada ?

Panas !!

Waduh, baru perjalanan pertama dari Bogor, namun tiga K3 yang ada nampaknya sudah kelelahan meniupkan hawa sejuk yang menjadi tugasnya. Entah ini karena kalah sama udara luar, entah karena memang AC nya kurang perawatan, entahlah. Tetapi memang begitu adanya waktu itu, berbanding terbalik dengan kondisi K1-1 dan K1-2 yang sejuk dari awal perjalanan.

Di sisa perjalanan, ane disibukkan dengan kegiatan berkemas barang-barang bawaan ane (takut ada yang ketinggalan) dan juga ngga lupa bawa sampah-sampah sisa yang ada waktu itu. Pemandangan sudah berganti menjadi permukiman warga dimana-mana, pertanda stasiun Sukabumi semakin dekat. Nah, yang jadi pertanyaan, Pangrangonya yang ane naikin lanjut ke Cianjur apa ngga ? Bingung


BERSAMBUNG . . .
Reply
(13-10-2014, 12:03 PM)KL3-97xx Wrote: pertanyaan, Pangrangonya yang ane naikin lanjut ke Cianjur apa ngga ? Bingung
BERSAMBUNG . . .

kayanya sih engak ya um. soalnya ente kan jalnnya bulan november tahun kemarin yak? zaman itu baru sampe SI ajah

yah, ente ngebandingin k3 ama k1, ya beda lah um.
wajar kalo k1 dingin mah Ngakak
Reply
Lanjutan...

Laju KA Pangrango semakin lama semakin melambat. Dari kejauhan, sudah terlihat tiang sinyal masuk stasiun Sukabumi. Lengan bagian bawah dari tiang sinyal tersebut mengangkat, pertanda bahwa KA 7116L yang ane naikin bakalan dimasukkan ke sepur belok. Tak lama kemudian, akhirnya perjalanan rangkaian KA Pangrango hari itu berakhir di jalur satu stasiun Sukabumi pada pukul 09.08.

Berakhir ?
Yups, begitu rangkaian Pangrango dari Bogor tiba di stasiun Sukabumi, sudah tersedia dan siap untuk diberangkatkan dari jalur dua rangkaian KA Siliwangi dari stasiun Cianjur yang akan kembali lagi menuju Cianjur sebagai rangkaian KA Pangrango 7116L. Baru saja ane turun dari rangkaian kereta, announcer stasiun Sukabumi langsung mengumumkan bahwa calon penumpang KA Pangrango yang baru saja tiba di stasiun Sukabumi dan akan melanjutkan perjalanannya hingga ke Cianjur, dipersilahkan untuk berganti kereta yang ada di jalur dua. Bagi ane sendiri sih waktu itu ngga begitu mempermasalahkan, tapi ngga tau deh buat penumpang yang laen kayak gimana Huh

Oh iya, masih ada waktu sekitar 15 menit sebelum KA Pangrango dari jalur dua kembali berangkat menuju stasiun Cianjur pada pukul 09.25. Di waktu yang cuma sebentar itu, mending ane foto-foto dulu...
Photographer
[spoiler=Dua kereta makan di dua rangkaian kereta yang berbeda]
[spoiler=KMPnya KA Pangrango BOO-SI (Batik Cikole) ]

[Image: 1RIEXNgqDwDoXt48WnygFnJ_dhHSeLqYroJ23dw9...13-h460-no][/spoiler]
[spoiler=KMPnya KA Pangrango SI-CJ (KMP Siliwangi) ]

[Image: CIMG1801.JPG]
[/spoiler]
[/spoiler]
[spoiler=Suasana riuh di stasiun Sukabumi ketika Pangrango dari Bogor tiba]

[Image: 3hpH32VGPF7aLhxODUMDgJEFw6ANHJ0f5jMwEi2e...13-h460-no][/spoiler]

[spoiler=Keramaian di ruang tunggu stasiun]

[Image: WgQPKS63gBDijVdErFiYN-LSTlsmjR2aCZKOlHRh...13-h460-no][/spoiler]

Ane pun lanjut ke arah timur stasiun untuk melihat-lihat situasi sekaligus sekalian mengabadikan rangkaian KA Pangrango yang akan ane tumpangi sebentar lagi.

[spoiler=Gerbong barang yang terparkir di sepur badug stasiun Sukabumi (apa ya namanya ?) ]

[Image: CIMG1805.JPG][/spoiler]
[spoiler=Rangkaian KA Pangrango SI-CJ di jalur dua]

[Image: CIMG1804.JPG][/spoiler]
[spoiler=Si muka dua yang menjadi loko dinas Pangrango/Siliwangi hari itu. Kiri : CC 206 39 | Kanan : CC 206 81]

[Image: CIMG1809.JPG][/spoiler]

[spoiler=Kiri : Rangkaian KA Pangrango SI-CJ | Kanan : Rangkaian KA Siliwangi 7125L eks rangkaian KA Pangrango 7116L BOO-SI ]

[Image: CIMG1807.JPG][/spoiler]

Sepuluh menit berkelana, ane akhirnya merasa puas dengan apa yang ane lihat. Memori stasiun Sukabumi yang dulu sudah terekam dalam ingatan kembali muncul kala itu. Tidak banyak yang berubah semenjak pertama (dan terakhir) kali ane mendatangi stasiun ini pada tahun 2012 silam. Kala itu, KRD Bumi Geulis dipaksa melayani perjalanan sebanyak 2x PP per harinya karena sedang dalam masa angkutan lebaran.

Back to Trip

Melihat Bapak KP yang sudah siap di posisinya, ane putuskan untuk langsung naik ke atas kereta. Tak lupa ane sempatkan mencatat SF rangkaian KA Pangrango SI-CJ yang satu ini. Susunan rangkaian KA 7116L, SI-CJ pada hari itu (Sabtu 1 Maret 2014) adalah sebagai berikut :

CC 206 13 81(81) - Lokomotif
K3 0 07 13 - K3-1
K3 0 09 09 - K3-2
K3 0 85 37 - K3-3
K1 0 84 10 - K1-1
K1 0 84 09 - K1-2
KMP3 0 66 11 - Kereta Makan / Restorasi

Interior K1
[spoiler=K1 0 84 09]

[Image: TkhSNhBfJieRFnbfbwgMIRgKZqhdbmFB-O0_hwD-...13-h460-no][/spoiler]
[spoiler=K1 0 84 10]

[Image: GxNbiiSvdERiUdpkIaayiNWBua0obtW09j1Hxm-d...13-h460-no][/spoiler]

Pukul 09.27, peluit panjang semboyan 41 diberikan oleh KP. KA Pangrango 7116L kembali berangkat menuju tujuan akhirnya, stasiun Cianjur, tetapi dengan rangkaian yang berbeda Ijo



Pulang ke Cicalengka naik KRD Ekonomi,
Beli oleh-oleh di Jalan Stasiun Timur,
Setelah rehat sejenak di stasiun Sukabumi,
Pangrango diberangkatkan kembali menuju stasiun Cianjur...



BERSAMBUNG . . .
Reply
(13-10-2014, 01:24 PM)triez_RF Cirebon Wrote: kayanya sih engak ya um. soalnya ente kan jalnnya bulan november tahun kemarin yak? zaman itu baru sampe SI ajah

yah, ente ngebandingin k3 ama k1, ya beda lah um.
wajar kalo k1 dingin mah Ngakak

Ane naik nih KA waktu awal Maret kemaren um, waktu awal2 pengubahan nama Pangrango untuk BOO-CJ dan Siliwangi untuk CJ-BOO. Sebenernya, waktu itu secara teknis untuk BOO-CJ sudah (seharusnya) dilayani oleh satu rangkaian yang sama. Tapi nggak tau kenapa malah disuruh ganti kereta di SI. Padahal SFnya sama aja, 3 K3, 2 K1 dan 1 KMP3 Bethe Bingung
Reply
Lanjutan...

Selepas stasiun Sukabumi, Pangrango langsung dipacu kencang oleh sang masinis. Seingat ane, pada justru pada petak inilah perjalanan KA Pangrango BOO-SI hari itu mencapai puncak kecepatannya. "Weleh2, di lintas yang baru saja dihidupkan kembali setelah sekian lama mati suri laju justru laju KA langsung dapat dimaksimalkan.", pikir ane kala itu. Pasrah Aja Dah

Oleh karena itulah, dengan begitu cepatnya riuh pemandangan kota Sukabumi di sekitar KA berubah kembali menjadi area persawahan dengan bukit-bukit di kejauhan sana. Pokoknya, mantap lah bagi ane yang baru saja melihatnya untuk yang pertama kali. Top Banget

[spoiler=Tapi Cuma ini yang ane foto selama di perjalanan antara stasiun Sukabumi-stasiun Gandasoli]

[Image: h9YQys8CMol8GMYT3Kfpxhl-HhEY6BnbnrGIJySw__E=w817-h613][/spoiler]

Beberapa saat kemudian, KP masuk ke ekse 2 untuk meriksa tiket penumpang. Oleh KP, ane disarankan untuk pindah ke ekse 1 (K1 0 84 10). Beliau mengatakan kalau di kereta yang ane naiki, ACnya mengalami kerusakan / kurang maksimal. Ya memang sih, selama di perjalanan selapas stasiun Sukabumi tadi, sewaktu ane duduk dan asik menikmati perjalanan, hawa di dalam K1 0 84 09 yang ane naiki tidak begitu dingin. Cenderung hangat sih sebenernya Bethe Berbanding terbalik ketika ane naik K1 0 02 36 di rangkaian sebelumnya yang sejuk. Hal ini pula mungkin yang menyebabkan perjalanan BOO-CJ harus berganti kereta di SI waktu itu -,-

Sedikit cerita, ketika KP selesai mengecek tiket ane dan beberapa penumpang di ekse 2, ane sempet mendengar percakapan OTC dan prama yang sedang senggang. Kurang lebih begini :

Prama : Ini kenapa emang keretanya ?
OTC : Freonnya abis / Kurang air / apalah (ane ngga ngerti, yang jelas ngejelasin kalo nih kereta emang lagi kurang layak jalan)
Prama : Ngga minta ganti ?
OTC : Kemaren udah laporan ke bos. Tapi katanya lagi ngga ada gantinya...

Kesimpulannya, K1 yang ada di jakk emang udah ngepas banget. Makanya jangan heran kalo waktu itu sering SF Pangrango/Siliwangi campur aduk ngga karuan sampe-sampe sering make sistem ganti kereta di SI. Makanya juga, (mungkin) ini juga yang menyebabkan SF Pangrawangi sekarang cuma membawa 1 K1 doang. Sakit

Back to Trip

Pukul 09.41 Pangrango tiba di stasiun Gandasoli. Ngga ada aktivitas naik-turun penumpang di stasiun ini. Sepi banget... Krik krik krik... Sad

[spoiler=Stasiun Gandasoli]

[Image: CIMG1814.JPG][/spoiler]
[spoiler=Langsung berangkat lagi]

[Image: CIMG1815.JPG][/spoiler]

[spoiler=Bukit di dekat stasiun]

[Image: CIMG1816.JPG][/spoiler]

Bicara soal okupansi SI-CJ pada waktu itu, bisa dibilang cukup mengenaskan juga sih. Kalau ane tidak salah ingat, dari dua ekse (yang akhirnya cuma satu yang dipake) jumlah penumpang yang ada di dalamnya cuma 6 orang, ane termasuk di dalamnya. Sementara untuk ekonominya sendiri juga podo wae, dari tiga K3 yang dibawa, paling tidak cuma terisi 30-50 orang saja. Ane ngga tau persisnya karena ngga ngitungin satu per satu --'' Ya mau gimana lagi sih, memang rata-rata okupansi di tiap stasiun di lintas ini minim banget sih Eh iya lupa...

Ngambek

Tapi kalau bicara soal pemandangan, beuhhh... Daop 2 emang ngga ada matinya. Top Banget Dahsyat bener dah. Tipikal jalur pegunungan, dengan pemandangan sawah dan bukit di kejauhan ditambah dengan adanya tikungan-tikungan (bukan ditikung ya, haha #PLAKK) + satu terowongan udah cukup menyenangkan bagi ane yang waktu itu sedang menikmati liburan semester.

Pemandangan di antara stasiun Gandasoli-stasiun Cireungas

Quote:[spoiler]

[Image: FulW2NRJo58pqlGEA6OBVMgiWrGbjAGSxdOslcCZ...13-h460-no]


[Image: CIMG1819.JPG][/spoiler]

[spoiler]

[Image: CIMG1820.JPG]


[Image: CIMG1822.JPG]


[Image: CIMG1824.JPG]


[Image: k68wP9YUVnYg7COQaGYB7TlfI0YeyrzXanQkEAn7...13-h460-no][/spoiler]
[spoiler]

[Image: CIMG1826.JPG]


[Image: CIMG1827.JPG][/spoiler]

[spoiler]

[Image: CIMG1828.JPG]


[Image: CIMG1829.JPG]


[Image: CIMG1830.JPG][/spoiler]


Pukul 09.55, Pangrango 7116L tiba di stasiun Cireungas. Perjalanan antara stasiun Gandasoli-stasiun Cireungas ditempuh selama 13 menit (09.42-09.55). Lumayan lama juga yah :|

[spoiler=Stasiun Cireungas]

[Image: CIMG1835.JPG][/spoiler]
[spoiler=Alhamdulillah, ada penumpang yang naik... Seorang bapak dan anak kecil (mungkin anaknya) X-) ]

[Image: CIMG1831.JPG][/spoiler]

[spoiler=Spanduk sosialisasi pemilu yang aman dan tertib (Padahal mah sekarang udah ketauan presidennya siapa, xixixi) ]

[Image: CIMG1833.JPG][/spoiler]
[spoiler=Siap untuk diberangkatkan kembali]

[Image: CIMG1834.JPG][/spoiler]



Pergi ke Madiun naik kereta api Brantas,
Pulangnya naik Gaya Baru Malam Selatan,
Selepas stasiun Cireungas,
Pangrango akan melewati terowongan pertama di pulau Jawa, Terowongan Lampegan Geek



BERSAMBUNG . . .
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)