Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
SIDOMUKTI (Solobalapan-Yogyakarta)
#11
prameks kuning KRDE : yang sering keliatan cuma keluaran 2005, kemana 2 rangkaian yang 2007?

prameks KRDH kuning-ungu/sriwedari tambahan : cuma 4 kereta

sriwedari merah : ac-nya suka mati

sriwedari ARS : katanya lagi perawatan di pengok

madiun jaya biru : baru kelar perawatan

mbonceng kereta bisnis/eksekutif jarak jauh : harganya ampun2an


penumpangnya banyak tapi rangkaiannya pada penyakitan, dulu saya pernah bilang mendingan rangkaian progo, bengawan dan atau bengawan tambahan dipake buat YK-SLO daripada nganggur kalo siang, kalo perlu sampe sragen atau malah madiun buat back up madiun jaya

ternyata yang dipake adalah K2, pasti trauma akan kegagalan penataran ekspress, jangan iri ye.... harga 3 kali lipat fasilitas kereta bisnis Ngakak
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply
#12
(15-12-2013, 06:22 AM)megaloblast Wrote: ini KA apalagi coba Bethe daop VI ada2 aja deh trayeknya cuman YK-SLO aja keretanya macem2. tinggal satuin aja Prambanan Ekspress gitu Ngeledek

Adanya berbagai macam KA YK-SLO karena segmen pasarnya bervariasi. Ada yang minta tarif terjangkau dan ada juga yg minta kenyamanan (tapi rela bayar lebih). Itulah kenapa KA2 jarak jauh semacam Sancaka, Malioboro Ekspres, dan Argo Dwipangga juga ditawari tarif khusus YK-SLO.
Reply
#13
kalo pake 7 K2, rinciannya 6 k2+KM P buat pembangkitnya ya. Tapi mungkin ga akan melayani pesen makanan ya? Secara cuma sejam doang perjalanan Xie Xie
Reply
#14
ada yang memantau perjalanan pertama ngga? karena ujan sepanjang hari kaga jadi nyegat di lempuyangan dah, cuma dapet dari twitter nih :p


[Image: BbgpRjAIQAASHmW.jpg:large]
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply
#15
ada fotonya di twitter @KeretaJogja. Pake 9 K2+B Heran berarti full rangkaian senjut dipake semua Heran
Reply
#16
Sekedar berbagi pengalaman hari ini.
Alhamdulillah berhasil menghadiri perjalanan perdana KA 7121 - 7122 Sidomukti relasi Solobalapan - Yogyakarta PP
Launching KA ini dibuka oleh Pak Kadaop VI Yogyakarta dan rombongan yang datang menggunakkan KA 74.

launching berjalan lancar, dan saya baru tahu kalo nama "SIDOMUKTI" diadaptasi dari nama batik khas solo dengan filosofi bawa kereta ini nantinya menjadi kereta yang selalu langgeng dan tetap makmur. Nama Sidomukti sendiri juga sebagai wujud PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengangkat kearifan lokal budaya khas Solo terutama yang kental dengan nuansa batiknya.

Sayangnya, pagi itu ternyata Solobalapan sempat mengalami gangguan teknis yang membuat KA 163 Madiunjaya AC (CMIIW) dan KA 7 Argo Lawu tertahan di Solobalapan yang membuat KA Sidomukti tidak bisa langsir, dan KA 74 yang sempat tertahan lama di sinyal masuk Solobalapan.

Acara launching diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan pecah kendi di lok 2018326 sebagai lok perdana KA 7121 Sidomukti. Akhirnya dengan keterlambatan tepat 30 menit, kereta sidomukti diberangkatkan dari Jalur 5 Solobalapan.

Penumpang KA 7121 ternyata cukup banyak. Meskipun berangkat dari Solobalapan terisi hanya sekitar 50% dari kapasitas yang disediakan, ternyata di purwosari banyak juga penumpang yang cukup antusias. Sehingga total okupansi KA 7121 pagi itu berkisar 60-62%

Kereta 7121 tiba yogyakarta pukul 10.08, ternyata perjalanannya memakan waktu 1 jam 8 menit... perhitungan meleset 1 menit dari yang ditawarkan.

Lok 2018326 kembali segera dilangsir untuk menjadi KA 7122 menuju Solobalapan karena jadwal KA 7122 seharusnya pukul 10.05. Kereta berangkat tepat pukul 10.30, lambat 25 menit dari jadwal yang direncanakan. Ternyata okupansi KA 7122 tidak sebagus KA 7121. Dari stamformasi 7K2 + KMP2 + B, yang terisi hanya 1 kereta bisnis, yang lain kosong.

Overall, setelah lama saya gak naik K2, ternyata AC KA Sidomukti cukup dingin, dan kebersihannya saya patut acungkan jempol. OTC siaga menjaga kebersihan rangkaian. Meskipun retsorasi tidak menyediakan makanan, hanya menyediakan minuman, tetap harus diapresiasi. Semoga kedepannya layanan restorasi sidomukti bisa berkembang dengan menyediakan semacam sarapan atau makan siang.

KA 7122 tiba Solobalapan tepat saat adzan zuhur berkumandang di Solo, yaitu pukul 11.40. Akhirnya saya mengakhiri perjalanan.

Dan yang cukup mengecewakan, di sekitar Srwot - Brambanan terdapat pengendara mobil yang melanggar palang perlintasan yang membuat masinis KA 7121 membunyikan Semboyan 35 berkali2 dan berjalan perlahan di Stasiun Srowot. Semoga tidak lagi terjadi hal yang demikian khususnya di litas Solo - Yogyakarta.

Semoga bisa memberi gambaran Xie Xie
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
#17
mana pictnya mas ? Heran
Reply
#18
Ini pake rangkaian Senja Solo kan yaa ? Kasian bgt ini rangkaian, di Jakarta dipake Cireks Tambahan, di Solo dipake Sidomukti -_-
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#19
(16-12-2013, 08:01 AM)Billy Dancing Wrote: Ini pake rangkaian Senja Solo kan yaa ? Kasian bgt ini rangkaian, di Jakarta dipake Cireks Tambahan, di Solo dipake Sidomukti -_-

mungkin sesuai dengan keinginan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk optimalisasi rangkaian sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi kereta api di jalur gemuk. Kalo dilihat dari schedule kereta apinya, rangkaian ini diforsir setiap minggu saja sehingga di weekdays bisa istirahat secara optimal.
Reply
#20
(16-12-2013, 07:42 AM)Bogor_station Wrote: mana pictnya mas ? Heran
Maaf mas, berhubung saya tidak membawa kamera, dan sudah ada dokumentasi sendiri dari grup JR kemarin, saya tidak mengabadikan momen tersebut Tersenyuum

(16-12-2013, 08:01 AM)Billy Dancing Wrote: Ini pake rangkaian Senja Solo kan yaa ? Kasian bgt ini rangkaian, di Jakarta dipake Cireks Tambahan, di Solo dipake Sidomukti -_-
Iyak pake rangkaian Senja Utama Solo.

(16-12-2013, 08:14 AM)aditnugie Wrote:
(16-12-2013, 08:01 AM)Billy Dancing Wrote: Ini pake rangkaian Senja Solo kan yaa ? Kasian bgt ini rangkaian, di Jakarta dipake Cireks Tambahan, di Solo dipake Sidomukti -_-

mungkin sesuai dengan keinginan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk optimalisasi rangkaian sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi kereta api di jalur gemuk. Kalo dilihat dari schedule kereta apinya, rangkaian ini diforsir setiap minggu saja sehingga di weekdays bisa istirahat secara optimal.

Setuju, rangkaian ini dirawat optimal di dipo solobalapan saat weekdays, saat wekeend rangkaian2 ini bekerja secara maksimal Tersenyuum
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)