Posts: 425
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
3
Semboyan35 juga bikin access point, kan?  oiya, saya pernah ketemu access point di krl BKS - JAKK dan accesa point ada di setiap kereta, kok...
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Wah, kalau WiFi Semboyan 35 malah saya baru dengar,,  
Biasanya Wifi yang saya temui diantaranya Puskopka (kadang disertai password kadang juga tidak)
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 425
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
3
(24-06-2014, 06:22 PM)Warteg Wrote: Wah, kalau WiFi Semboyan 35 malah saya baru dengar,,  
Biasanya Wifi yang saya temui diantaranya Puskopka (kadang disertai password kadang juga tidak)
Iya, mas, saya taunya dari twitter @semboyan35com, nama access pointnya itu semboyan35, passwordnya indonesia...
Posts: 279
Threads: 0
Joined: Feb 2014
Reputation:
0
Semoga pejabat KA menyediakan internet cepat dan apalagi gratis di semua rangkaian kereta
Jangan tanya kayak pejabat (bukan KA) yang dulu itu, yang tanya apa gunanya internet cepat ? Heheheheh
Posts: 605
Threads: 0
Joined: Mar 2014
Reputation:
4
Pasang perangkat wifi yang portable sebenarnya mudah & ga mahal-mahal amat, malah bisa jadi peluang untuk kerjasama/disponsorin operator telekomunikasi. Cuman yang jadi masalah di kecepatan internetnya, lintasan KA di pegunungan dan daerah 'pelosok' menguji kestabilan koneksi BTS dengan modem. Tidak sedikit beberapa daerah yang dilintasi KA kualitasnya masih 2G, ga kebayang betapa lemotnya koneksi wifi kalau dipakai secara bersamaan di jaringan 2GÂ
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Posts: 27
Threads: 0
Joined: Apr 2014
Reputation:
1
(10-03-2015, 03:24 PM)Ardhani Muhad Wrote: Pasang perangkat wifi yang portable sebenarnya mudah & ga mahal-mahal amat, malah bisa jadi peluang untuk kerjasama/disponsorin operator telekomunikasi. Cuman yang jadi masalah di kecepatan internetnya, lintasan KA di pegunungan dan daerah 'pelosok' menguji kestabilan koneksi BTS dengan modem. Tidak sedikit beberapa daerah yang dilintasi KA kualitasnya masih 2G, ga kebayang betapa lemotnya koneksi wifi kalau dipakai secara bersamaan di jaringan 2GÂ
halah, lewat petak gundih-brumbung aja hilang sinyal kokÂ
udah diterapkan di beberapa PO bis malam, cuma yang jadi masalah ya itu hilang sinyal sepanjang perjalanan
alhasil ga maksimal juga penggunaannya..Â
mungkin menunggu pemerataan jaringan baru KAI bisa berani menyediakan layanan ini.
Posts: 425
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
3
Yaaa, paling tidak, dipasang di KRL dulu yang mayoritas penggunanya adalah orang kantoran yang tingkat kebutuhan internetnya tinggi, deh
Posts: 605
Threads: 0
Joined: Mar 2014
Reputation:
4
(10-03-2015, 04:55 PM)mata.bengkak Wrote: (10-03-2015, 03:24 PM)Ardhani Muhad Wrote: [spoiler]Pasang perangkat wifi yang portable sebenarnya mudah & ga mahal-mahal amat, malah bisa jadi peluang untuk kerjasama/disponsorin operator telekomunikasi. Cuman yang jadi masalah di kecepatan internetnya, lintasan KA di pegunungan dan daerah 'pelosok' menguji kestabilan koneksi BTS dengan modem. Tidak sedikit beberapa daerah yang dilintasi KA kualitasnya masih 2G, ga kebayang betapa lemotnya koneksi wifi kalau dipakai secara bersamaan di jaringan 2G [/spoiler]
halah, lewat petak gundih-brumbung aja hilang sinyal kokÂ
udah diterapkan di beberapa PO bis malam, cuma yang jadi masalah ya itu hilang sinyal sepanjang perjalanan
alhasil ga maksimal juga penggunaannya..Â
mungkin menunggu pemerataan jaringan baru KAI bisa berani menyediakan layanan ini.
Haha bener banget
Penasaran gimana cara kerja "in flight connectivity" di maskapai plat merah, cuman semisal diterapin ke sepur keknya itung-itungannya ga masuk. OOT dikit, mungkin kalau kelak drone jaringan internet nirkabel udah dioperasikan secara massal, masalah internet di pegunungan (termasuk lintasan kereta) bisa teratasi
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Posts: 912
Threads: 0
Joined: Dec 2012
Reputation:
9
15-03-2015, 09:23 PM
(This post was last modified: 15-03-2015, 09:25 PM by LufthansaPilot.)
(10-03-2015, 09:15 PM)Ardhani Muhad Wrote: (10-03-2015, 04:55 PM)mata.bengkak Wrote: (10-03-2015, 03:24 PM)Ardhani Muhad Wrote: [spoiler]Pasang perangkat wifi yang portable sebenarnya mudah & ga mahal-mahal amat, malah bisa jadi peluang untuk kerjasama/disponsorin operator telekomunikasi. Cuman yang jadi masalah di kecepatan internetnya, lintasan KA di pegunungan dan daerah 'pelosok' menguji kestabilan koneksi BTS dengan modem. Tidak sedikit beberapa daerah yang dilintasi KA kualitasnya masih 2G, ga kebayang betapa lemotnya koneksi wifi kalau dipakai secara bersamaan di jaringan 2G [/spoiler]
halah, lewat petak gundih-brumbung aja hilang sinyal kokÂ
udah diterapkan di beberapa PO bis malam, cuma yang jadi masalah ya itu hilang sinyal sepanjang perjalanan
alhasil ga maksimal juga penggunaannya..Â
mungkin menunggu pemerataan jaringan baru KAI bisa berani menyediakan layanan ini.
Haha bener banget
Penasaran gimana cara kerja "in flight connectivity" di maskapai plat merah, cuman semisal diterapin ke sepur keknya itung-itungannya ga masuk. OOT dikit, mungkin kalau kelak drone jaringan internet nirkabel udah dioperasikan secara massal, masalah internet di pegunungan (termasuk lintasan kereta) bisa teratasi
In Flight Connectivitynya GA (dan juga di airline lain yg ada wifinya) itu pake satelit. Jadi di luar pesawat ada antene kecil buat nerima/mancarin sinyal wifi ke satelit. Makanya sekali konek di pesawat harganya bisa muahal sekali minimal US$10 (kecuali beberapa First class yg memang ada wifi gratisnya dan Emirates yg sengaja ngasih 10MB gratis ke semua penumpang) karena teknologinya sendiri belum umum. Meskipun ada wifi tapi HP harus airplane mode ya (wifi bisa di ON in pas posisi airplane mode)
|